Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Heboh! Wanita Ini Dituduh Jadi Dukun Santet, Warga Gelar Ritual Sumpah Pocong

Tim iNews Media Group , Jurnalis-Senin, 20 Juli 2026 |11:04 WIB
Heboh! Wanita Ini Dituduh Jadi Dukun Santet, Warga Gelar Ritual Sumpah Pocong
Warga Gelar Ritual Sumpah Pocong/ Foto: IMG/Okezone
A
A
A

SUMENEP –  Seorang wanita di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur melakukan prosesi sumpah pocong untuk menyelesaikan dugaan kasus santet antarwarga. Ritual tersebut digelar karena persoalan tidak menemukan titik temu meski telah beberapa kali dimediasi oleh pemerintah desa.

Prosesi berlangsung di Masjid Miftahul Ulum, Dusun Sarpereng Utara, Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng. Video pelaksanaan sumpah pocong kemudian beredar luas di media sosial dan menjadi perbincangan warganet.

Ketua RT 1 Desa Lenteng Timur, Fauzi mengatakan, pihaknya telah berupaya mencegah pelaksanaan sumpah pocong melalui mediasi, baik di tingkat keluarga maupun pemerintah desa. Namun, kedua belah pihak tetap bersikeras melaksanakan ritual tersebut.

"Sumpah pocong itu memang termasuk warga saya. Namanya Riyanti, itu jadi tertuduh dari adanya santet dan juga ada yang menuduh dari keluarga lingkungan saya juga di sini namanya Pak Ruddin yang mana menantunya itu meninggal namanya Rawakid," kata Fauzi dikutip, Senin (20/7/2026).

Dia menjelaskan, bahwa persoalan serupa pernah terjadi pada 2022 dan saat itu berhasil diselesaikan melalui mediasi.

“Sementara isu dugaan santet terhadap keluarga yang dituduh telah beredar selama beberapa tahun, tetapi tidak pernah disertai pembuktian secara hukum,”tandasnya.

Kronologi kejadian tersebut berawal saat Nuruddin (65) menuduh Riyanti (61) memiliki ilmu santet. Tuduhan tersebut muncul setelah menantu Nuruddin meninggal dunia. Namun hingga prosesi sumpah pocong dilaksanakan, tuduhan tersebut belum pernah dibuktikan secara hukum.

 

Sebelum ritual digelar, pemerintah desa bersama tokoh masyarakat telah berupaya mempertemukan kedua belah pihak melalui mediasi. Keduanya tetap memilih menjalani prosesi sumpah pocong sebagai jalan penyelesaian.

Prosesi dimulai pukul 12.30 WIB dan berlangsung hampir satu jam. Sejumlah warga tampak memadati area masjid untuk menyaksikan langsung jalannya ritual.

Pemerintah Desa Lenteng Timur berharap pelaksanaan sumpah pocong dapat mengakhiri perselisihan yang terjadi. Warga juga diimbau kembali menjaga kerukunan dan tidak mudah terprovokasi oleh tuduhan yang belum terbukti agar kehidupan bermasyarakat tetap harmonis.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement