JAKARTA - Ketua Majelis Persatuan Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan perjalanan politik Presiden Prabowo Subianto saat memberikan arahan dalam pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) 2026 Partai Perindo di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/7/2026) malam.
Acara itu diikuti ratusan anggota DPRD Partai Perindo tingkat provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.
Menurut Hary, keberhasilan tidak datang secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang yang dibangun dengan kerja keras dan ketekunan. Namun, ia menilai hasil yang maksimal dapat dicapai ketika upaya tersebut bertemu dengan momentum yang tepat.
Untuk menggambarkan hal itu, Hary mencontohkan perjalanan politik Prabowo yang membutuhkan waktu panjang sebelum akhirnya memenangkan Pemilihan Presiden 2024.
"Pak Prabowo, juga 20 tahun. 2004 ikut konvensi Golkar, kalah. 2009 jadi cawapres Bu Mega. Kemudian 2014 capres sama Pak Hatta. Dan 2019 sama Bang Sandi. Kalah terus. 2024, sukses," kata Hary.
Hary juga sempat menyinggung perjalanan sejumlah partai politik di Indonesia. Menurut dia, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mampu tumbuh besar karena berhasil memanfaatkan momentum politik pada masanya.
"PDIP bisa besar, awal momentum kita tahu, peristiwa Juli, kemudian (masyarakat) punya simpati dan mereka tumbuh besar. PKB bisa besar, juga momentum perubahan pada saat itu, dari Orde Baru ke Reformasi. Tokoh-tokoh seperti Gus Dur muncul, membuka partai, masyarakat ingin ada perubahan, terus kemudian tumbuh," ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan tersebut tidak diraih tanpa perjuangan. Karena itu, Hary menekankan pentingnya menggabungkan kerja keras dengan kemampuan membaca momentum.
"Saya bisa ambil contoh juga di dunia usaha sama. Tapi itu bukan berarti tanpa upaya. Upaya dan momentum digabung jadi satu akan sangat luar biasa," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Hary mengajak seluruh kader Perindo memanfaatkan momentum politik menuju Pemilu 2029 dengan terus memperkuat kerja organisasi dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia optimistis 2029 dapat menjadi momentum kebangkitan Perindo apabila seluruh elemen partai, mulai dari pengurus pusat dan daerah, anggota legislatif, kepala daerah, hingga organisasi sayap, bergerak bersama membangun partai.
"Tapi saya berharap semua unsur, baik dari para pengurus pusat, daerah, para anggota legislatif yang ada 380 hadir di sini, para kepala daerah dari Partai Perindo, para sayap-sayap, ayo kita bersatu padu membangun partai kita, berusaha keras memanfaatkan momentum yang ada," pungkasnya.
Diketahui, Bimtek Perindo 2026 diikuti 380 anggota DPRD Partai Perindo tingkat provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh Indonesia. Kegiatan yang berlangsung pada 27-30 Juli 2026 itu mengusung tema "Bersatu dalam Nilai, Unggul dalam Aksi".
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.