Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Temuan 995 Senjata dan Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel, Ini Respons Pramono

Danandaya Arya putra , Jurnalis-Jum'at, 07 Agustus 2026 |14:07 WIB
Kasus Temuan 995 Senjata dan Narkoba di Sekolah Swasta Jaksel, Ini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara terkait temuan ratusan senjata, amunisi, narkotika, hingga CD porno di sebuah yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan. Menurutnya, temuan tersebut merupakan pelanggaran serius yang tidak boleh terjadi di lingkungan pendidikan.

"Yang terjadi di sekolah swasta di Kebayoran Lama yang ditemukan sangat mengejutkan. Senjata jumlahnya kurang lebih 995, kemudian ada narkoba, dan juga ada hal-hal lain. Pertanyaannya, apakah itu boleh? Jawabannya singkat saja, sangat tidak boleh," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Pramono menilai yayasan tersebut telah memberikan contoh yang sangat buruk, meski pihak yang bertanggung jawab telah dipecat.

"Yayasan ini benar-benar memberikan contoh yang tidak baik. Walaupun yang bersangkutan sudah dipecat dari yayasan," tuturnya.

Ia menegaskan, proses hukum harus tetap berjalan meski pihak yang bertanggung jawab telah diberhentikan. Pemprov DKI Jakarta, kata dia, mendukung penuh proses hukum yang tengah dilakukan Polda Metro Jaya.

"Karena sudah ditangani aparat penegak hukum, bukti-bukti yang ada telah diamankan dan dibawa ke Polda Metro Jaya. Pemerintah DKI memberikan dukungan sepenuhnya agar persoalan ini ditindak dengan setegas-tegasnya," ucapnya.

 

Sementara itu, berdasarkan pantauan Okezone, aktivitas belajar-mengajar di yayasan sekolah tersebut tetap berlangsung normal meski sebelumnya ditemukan ratusan senjata, narkotika, dan barang bukti lainnya. Sejumlah siswa tampak mengikuti kegiatan belajar seperti biasa di dalam gedung sekolah.

Kuasa hukum yayasan sekolah di Jakarta Selatan, Hermawanto, memastikan proses belajar-mengajar tidak terganggu pasca-temuan tersebut.

"Hari ini semua berjalan dengan baik. Kegiatan belajar-mengajar berjalan dengan baik, tidak terjadi gangguan apa pun di sekolah. Karena proses pembongkaran ruangan dilakukan di luar jam belajar," ujar Hermawanto saat ditemui di halaman sekolah.

Ia menambahkan seluruh barang bukti, termasuk ratusan senjata yang ditemukan, telah diamankan oleh pihak kepolisian.

"Semua senjata sekarang berada di pihak kepolisian," pungkasnya.
 

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement