"Akte kelahiran keluar bisa langsung ke sarana kesehatan yang ada puskesmas misalnya lahir atau rumah sakit langsung diserahkan di situ," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan integrasi data pemerintah telah dikembangkan sejak masa pandemi Covid-19 bersama Kemendagri dan Kemenkes. Ia menyebut pemanfaatan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), membuat proses layanan menjadi lebih cepat dan akurat.
"Setelah kita gunakan AI prosesnya jauh lebih cepat dan jauh lebih akurat," ujar Luhut.
Ia menambahkan, program digitalisasi pemerintahan tersebut saat ini telah berjalan di 243 kabupaten/kota sebagai tahap uji coba. Dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, perluasan implementasi akan terus dilakukan sebelum diluncurkan secara nasional.
"Presiden juga sudah memerintahkan untuk kita gunakan digitalisasi yang disupport oleh AI," katanya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.