Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan, Arief Cahyono, menambahkan capaian pengairan 3.233 hektare dari total 3.450 hektare lahan terdampak menunjukkan langkah cepat jajaran di lapangan. "Sisa 217 hektare, khususnya di Kecamatan Turi dan Sugio, terus dikawal agar segera tuntas," ujarnya.
Keberhasilan penanganan kekeringan di Lamongan tidak lepas dari sinergi lintas instansi. Kementan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Lamongan, jajaran Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Lamongan, serta Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Lamongan dari Kementan. Kolaborasi seluruh pihak tersebut menjadi kunci percepatan pengairan lahan terdampak kekeringan di lapangan.
Kementan menyatakan koordinasi dengan Penjabat Gubernur Jawa Timur dan pemerintah daerah Kabupaten Lamongan akan terus diperkuat untuk memastikan seluruh lahan terdampak kekeringan dapat teraliri secara menyeluruh dalam waktu dekat.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.