Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Serangan Drone Hantam Jalur Pipa Minyak Arab Saudi, Diduga Berasal dari Irak

Rahman Asmardika , Jurnalis-Sabtu, 12 September 2026 |09:48 WIB
Serangan Drone Hantam Jalur Pipa Minyak Arab Saudi, Diduga Berasal dari Irak
Kepulan asap membubung dari kilang minyak Saudi Aramco di Jizan, 26 Juli 2026 (Foto: Gallo Images / Orbital Horizon / Copernicus Sentinel Data 2026)
A
A
A

Pihak Baghdad kemudian menyatakan telah melacak asal drone tersebut hingga ke Provinsi Maysan di wilayah selatan, mencopot kepala Komando Operasi Maysan, serta memulai penyelidikan terpisah terkait kegagalan komando tersebut dalam mencegah serangan itu.

Situasi ini membuat Riyadh terjepit di antara gangguan pada kedua ujung jaringan ekspornya: Iran mengganggu pelayaran di Selat Hormuz di sisi timur, sementara pergerakan maju kelompok Houthi mengancam lalu lintas di Laut Merah di sisi barat. Menurut data Bloomberg, produksi minyak mentah Arab Saudi telah anjlok ke angka 6,238 juta barel per hari pada bulan Agustus—tingkat terendah sejak tahun 1990.

Harga minyak tetap bertahan di atas level USD100 per barel menyusul eskalasi ketegangan yang kembali terjadi. Harga minyak Brent ditutup pada kisaran USD104,61 pada hari Jumat, mencatatkan kenaikan mingguan sebesar hampir 9%.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement