Dia mendesak komunitas internasional segera mengirimkan bantuan dana, perlengkapan medis, dan tenaga kesehatan untuk menangani wabah tersebut.
"Seruan saya kepada komunitas internasional sangat mendesak: Bertindak Sekarang."
Wabah ini bermula di DRC pada Mei dan kemudian menyebar ke sejumlah negara, termasuk Uganda, Kenya, serta Nigeria. Menurut otoritas kesehatan, epidemi di DRC telah menewaskan 4.381 orang dari lebih dari 9.000 kasus yang dikonfirmasi.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Uganda menyatakan pada Selasa malam bahwa tidak ada kasus Ebola aktif yang terkonfirmasi di negara tersebut. Pemerintah Uganda juga menegaskan bahwa perjalanan melalui negaranya tidak membuktikan bahwa infeksi terjadi di sana.
Amerika Serikat pada Selasa turut memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke Kenya karena risiko kesehatan. Kasus ini menjadi infeksi Ebola pertama yang tercatat di Nigeria sejak 2014.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.