Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BRIN Ungkap Benda Misterius di Sampit Diduga Puing Roket China ZhuQue-2E

Binti Mufarida , Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2026 |12:57 WIB
BRIN Ungkap Benda Misterius di Sampit Diduga Puing Roket China ZhuQue-2E
Diduga Puing Roket China ZhuQue-2E (foto: dok ist)
A
A
A

Menurut Thomas, kesesuaian waktu kejadian dan lintasan orbit menjadi petunjuk penting untuk mengidentifikasi asal benda yang ditemukan warga. Hasil penelusuran juga menunjukkan bahwa lintasan tersebut merupakan lintasan orbit terakhir bekas roket sebelum memasuki kembali atmosfer Bumi.

“Data menunjukkan bahwa itu merupakan lintasan orbit terakhir bekas roket tersebut sebelum kembali memasuki atmosfer Bumi. Kesesuaian antara waktu lintasan dan laporan warga menjadi dasar kuat untuk menduga bahwa benda yang ditemukan di Sampit merupakan bagian dari sampah antariksa ZhuQue-2E,” ungkapnya.

Thomas menjelaskan, ZhuQue-2E merupakan roket peluncur satelit yang dikembangkan perusahaan antariksa komersial China, LandSpace.

Roket tersebut menggunakan bahan bakar metana cair dan oksigen cair, atau dikenal sebagai teknologi propulsi methalox. Teknologi ini menjadi salah satu pendekatan yang dikembangkan industri antariksa untuk meningkatkan efisiensi sistem peluncuran.

ZhuQue-2E memiliki dua tingkat roket dan merupakan bagian dari pengembangan keluarga roket ZhuQue-2. Roket tersebut dirancang untuk membawa satelit ke orbit rendah Bumi maupun orbit sinkron Matahari.

Berdasarkan laporan Xinhua, roket ZhuQue-2E Y4 diluncurkan dari kawasan peluncuran Dongfeng di China pada 14 Oktober 2026 dengan membawa 10 satelit. Seluruh satelit tersebut berhasil ditempatkan pada orbit yang telah ditentukan.

Keberhasilan peluncuran satelit tidak berarti seluruh bagian roket akan terus berada di antariksa. Bagian roket yang tidak lagi digunakan dapat tetap mengorbit Bumi untuk sementara waktu sebelum ketinggiannya berkurang akibat hambatan atmosfer dan akhirnya memasuki kembali atmosfer.

Dalam kasus ZhuQue-2E, badan roket yang diduga menjadi sumber serpihan di Sampit tercatat dengan nomor identifikasi NORAD 101070 dan kode internasional 2026-234L.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement