2. Pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan
Capaian berikutnya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip GREAT Institute, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I 2026 dan 5,45 persen sepanjang semester I 2026.
Angka pertumbuhan semester I 2026 tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebesar 4,99 persen.
Selain itu, persentase penduduk miskin tercatat turun dari 8,57 persen pada September 2024 menjadi 8,07 persen pada Maret 2026. Jumlah penduduk miskin juga berkurang dari 24,06 juta menjadi 22,93 juta orang.
GREAT Institute menilai perkembangan tersebut menjadi salah satu indikator dalam melihat kemajuan agenda kesejahteraan masyarakat.
3. Penguatan transisi energi
Di sektor energi, GREAT Institute menyoroti penerapan biodiesel B40 sejak Januari 2025 serta peningkatan kapasitas pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT).
Data Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi yang dikutip dalam kajian mencatat pemanfaatan biodiesel mencapai 14,94 juta kiloliter sepanjang 2025.
Pada tahun yang sama, kapasitas terpasang pembangkit EBT bertambah sekitar 1,3 gigawatt menjadi sekitar 15,6 gigawatt.
Perkembangan tersebut dinilai mendukung diversifikasi pasokan energi dan pemanfaatan sumber daya dalam negeri.