Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Argo Gede Tabrak KRD

PT KA Klaim Sudah Penuhi Nogo Item

Fetra Hariandja , Jurnalis-Minggu, 04 November 2007 |10:08 WIB
PT KA Klaim Sudah Penuhi Nogo Item
A
A
A

JAKARTA - Berbagai kecelakaan yang dialami kereta api (KA) dalam setahun terakhir ini, membuat PT KA berbenah diri. Perusahaan transportasi plat merah itu selalu mengedepankan nogo item untuk mencegah berbagai kecelakaan, termasuk yang terjadi di Stasiun Cisomang, Purwakarta, kemarin.

Salah satu gerbong KA Argo Gede terbakar. Petugas operasional berhasil melepas gerbong tersebut dari rangkaian KA. Sayangnya, gerbong tersebut meluncur deras dan menabrak KA kelas ekonomi lokal dari arah Bandung di Stasiun Plered, Purwakarta. Maklum, lokasi kecelakaan merupakan jalan menurun.

"Kami selalu mengutamakan nogo item atau keselamatan dan kelancaran. Kalau salah satu aspek dalam nogo item tidak terpenuhi maka KA tidak diperkenankan jalan," kata Kepala Humas PT KA Noor Hamidi kepada okezone melalui telepon di Jakarta, Minggu (4/11/2007).

Aspek yang tercantum dalam nogo item adalah tabung pemadam kebakaran. Hamidi menegaskan bahwa di setiap gerbong khususnya Argo Gede harus disiapkan tabung pemadam kebakaran.

"Sebelum kereta itu jalan, maka petugas akan memeriksanya. Jika salah satu syarat dalam nogo item tak terpenuhi maka tidak akan diperkenankan jalan. Hal itu untuk memperkecil terjadinya kecelakaan," imbuh Hamidi.

Ditanya mengenai siapa yang paling bertanggung jawab atas kecelakaan yang menyebabkan dua nyawa melayang itu, Hamidi menyerahkannya kepada pihak kepolisian. "Siapa yang harus bertanggung jawab, ya tergantung hasil penyelidikan kepolisian," kilahnya.

(Fetra Hariandja)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement