JAKARTA - Realisasi busway koridor VIII (Lebak Bulus-Harmoni) ditunggu-tunggu warga Ciputat dan sekitarnya. Kehadirannya, dinilai akan memberi solusi bagi kesemrawutan menumpang angkutan umum biasa.
"Saya mendukung bus Transjakarta. Sudah tidak sabar nih pemerintah ngelawin bus itu ke Lebak Bulus," kata Susanti (27), karyawati perusahaan yang berderak di multimedia di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2007).
Menurut Susanti, selama ini, umumnya warga Cirende, Ciputat, tidak mendapat jaminan keamanan dan kenyamanan dengan menumpang angkutan umum biasa. Selain berdesak-desakan, di dalam angkutan juga rawan terjadinya tindak kriminil dan asusila.
"Selain itu, naik angkot itu macet di jalan dan butuh waktu lama sampai di kantor Jakarta," kata dia. Sejak proyek bus
TransJakarta ada di ibukota, Susanti agak lega karena dirinya bisa memilih alternatif bus tersebut. Persoalannya, untuk mendapatkan angkutan ini, dia mesti naik angkot dulu ke daerah Ragunan, Jakarta Selatan baru melanjutkan ke Jakarta Pusat dengan Trans Jakarta.
"Sudah begitu, kadang nunggunya lama," katanya.
Karena itu, setelah mendengar rencana pembangunan busway koridor VIII, Susanti menyambut gembira. "Busway itu menurut saya lebih cepat, murah dan aman, gitu loh," kata dia.
(Fetra Hariandja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari