JAKARTA - Para personel kepolisian yang ditugaskan ke daerah konflik ternyata tidak hanya dibekali dengan senjata dan makanan. Mereka juga dibekali dengan kondom. O'ow..!
"Sebenarnya banyak ditentang. Tapi, kondom itu untuk mencegah penyebaran HIV AIDS," ujar staf Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, Drg Arwita dalam seminar "Info Terkini HIV/AIDS di Indonesia, di Aula Fakultas Kedokteran UI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (23/11/2007).
Arwita mengakui, selama ini dari ibu-ibu dari Bhayangkari, Polri selalu memberikan perbekalan kondom kepada para personel yang lama bertugas di daerah konflik. Pembekalan kondom itu juga semata-mata untuk mencegah penyebaran penyakit seksual lainnya.
Pusdokkes pun membantah bahwa pemberian bekal kondom adalah untuk mendukung tindakan selingkuh para personel pria di daerah tersebut. "Kami memberikan kondom bukan untuk membiarkan mereka selingkuh, tapi hanya untuk mencegah penularan HIV kepada istri dan anaknya," tegas Arwita.
Untuk mengurangi penyebaran HIV/AIDS di kalangan anggota kepolisian, Pusdokkes kerap memberikan edukasi dini kepada para taruna Akademi Polisi. "Mulai sekarang para taruna dididik untuk diberi penyuluhan tentang reproduksi, sosialisasi kondom, dan HIV/AIDS," jelas pengurus Bhayangkari ini.
(Ismoko Widjaja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari