Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ribuan Warga Bantul Lempari Kantor Ombudsman

Emo Wicaksono , Jurnalis-Senin, 11 Februari 2008 |12:24 WIB
Ribuan Warga Bantul Lempari Kantor Ombudsman
A
A
A


BANTUL - Ribuan orang yang berasal dari warga Bantul, Yogyakarta, melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Lembaga Ombudsman Swasta (LOS), Jalan Tentara Jeni Pelajar, Yogyakarta. Dalam aksinya, warga sempat melempari kantor ombudsman.

Aksi unjuk rasa ini dipicu, keluarnya hasil penelitian LOS yang menyatakan sebanyak 40% dana Java Reconstruction Fund (JRF) bagi korban gempa Yogyakarta salah sasaran.

"Kami meminta agar LOS mencabut hasil penelitian tersebut," ujar salah seorang orator dalam orasinya, Senin (11/2/2008).

Keluarnya rekomendasi tersebut, warga mengkhawatirkan dana gelombang tiga yang sedianya keluar dalam waktu dekat tidak cair. Bahkan, warga khawatir jika harus mengembalikan dana tersebut yang sudah diterima.

Ketua LOS, Budi Wahyuni mengatakan, pihaknya tidak akan mencabut rekomedasi tersebut, melainkan akan melakukan penelitan ulang atas hasil tersebut.

"Dalam sebuah penelitian ilmiah, kalau memang mendapat komplain, kita akan melakukan penelitian ulang," katanya dihadapan ribuan warga ini.

Namun pernyataan Budi malah memancing emosi warga. Dengan menggunakan batu, ribuan warga ini melepari ke arah kantor LOS. Akibatnya, beberapa kaca dan genting LOS hancur.

Aksi emosi ini tidak berlangsung lama, karena ratusan aparat keamanan yang berjaga di depan Kantor LOS dapat menenangkan massa. Merasa tidak kondusif, maka Budi kembali mengeluarkan pernyataan yang berisi pencabutan rekomendasi tersebut.

"Demi masyarakat Bantul dan desakan warga, kami terpaksa mencabut rekomendasi tersebut," paparnya.

Mendengar keterangan tersebut, ribuan warga akhirnya membubarkan diri dengan tertib.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement