JAKARTA - Meskipun belum memiliki wakil di pimpinan DPR, Fraksi Amanat Nasional (FPAN) lebih mendukung jika kursi kosong wakil ketua DPR dikembalikan ke PBR sesuai dengan tata tertib.
"PAN sendiri maunya sesuai aturan, jadi diisi Bursah atau PBR sesuai tatib," kata Ketua Fraksi PAN Zulkifli Hasan usai rapat konsultasi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/5/2008).
Namun, lanjut Zulkifli di dalam rapat konsultasi yang baru saja selesai, berkembang pendapat lain, yaitu kursi wakil ketua DPR yang kosong dipilih oleh seluruh anggota di rapat paripurna.
"Keluali mereka yang sudah mempunyai posisi (di pimpinan DPR). Ketiga partai (Golkar, PDIP, dan PKB) ini tidak mengusulkan calon wakil lagi," katanya.
Menurut Zulkifli, jika memang yang dikehendaki seperti itu, maka harus diubah tatib secara terbatas. "Kalau tidak, menggunakan sistem proporsional seperti di komisi-komisi," pungkasnya.
(Syukri Rahmatullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.