TERNATE - Salma, seorang gadis berusia 19 tahun, siang tadi membuat heboh warga kompleks perumahan BTN, kelurahan Maliaro, Ternate Tengah.
Pasalnya, gadis perantau dari Weda, Halmahera Timur itu tiba-tiba menyerocos sambil berteriak keras dalam berbagai bahasa asing yang diselang-seling, yaitu bahasa Arab, Mandarin, dan Inggris.
Diceritakan Ayu, sepupu Salma, siang sekira pukul 11.00 WIT, Kamis (15/05/2008) tadi, keduanya tengah bersenda gurau di kamar korban.
"Tiba-tiba terdengar bunyi SMS masuk di hp Salma dari nomor tidak dikenal. Usai membacanya, tiba-tiba Salma berteriak histeris dan langsung membuang hp-nya," ujar Ayu kepada okezone yang menemui dia di kediamannya yang tepat bersebelahan dengan rumah Wali Kota Ternate Drs H Syamsir Andili.
Sesudahnya, Salma lalu memeluk Ayu. Tiba-tiba, Ayu merasakan tubuh kerabatnya seusianya itu bergetar hebat. "Dia lantas menangis lalu meluncurlah kata-kata dalam bahasa yang awalnya tidak terlalu saya pahami," lanjut Ayu.
Setelah ditelisik, Ayu lantas mengerti bahasa yang digunakannya adalah bahasa Mandarin yang tidak dipahami artinya. Karena takut telah terjadi sesuatu, Ayu lantas memberi tahu seisi rumah.
Oleh keluarganya, Salma lantas dipindahkan ke ruang tamu rumahnya. Sontak kehebohan mulai terjadi dengan kedatangan warga karena Salma mulai mengeluarkan kata-kata yang secara lantang yang tidak dimengerti artinya.
Dari bahasa Mandarin, Salma lalu beralih ke bahasa Inggris. Warga pun mulai panik karena disampaikannya secara histeris dengan sedikit berteriak. "Lamat-lamat ditangkap maksudnya menyampaikan peringatan akan adanya bencana besar di Ternate," ujar salah satu warga yang mengaku sedikit mengerti bahasa Inggris.
Puncaknya, sekitar pukul 15.00 WIT, Salma mulai mengeluarkan kata-kata dalam bahasa Arab dengan diselingi lantunan ayat-ayat suci layaknya seorang ulama tengah berceramah.
"Dia juga menuliskan pesan-pesan dalam buku yang isinya memperingati manusia agar segera bertobat karena akan ada bencana. Katanya, orang-orang di Ternate sudah banyak yang lupa Tuhannya dan banyak melakukan maksiat. Ini harus dihentikan," ujar warga tersebut seraya memperlihatkan isi buku tulisan Salma yang ditulis dalam bahasa Arab.
Pihak keluarga pun tak tinggal diam dengan memanggil orang "pintar" untuk menyembuhkan Salma. Sayangnya, bukannya sembuh, Salma malah mengatakan bahwa apapun usaha orang, dirinya baru akan sadar besok hari.
Uniknya, saat dibacakan ayat-ayat Alquran untuk mengusir roh yang merasuki Salma, korban malah mengikuti seluruh lantunan yang dibacakan.
"Padahal dia tidak terlalu bagus mengajinya. Bahkan, beberapa ayat Alquran yang dibacanya tadi seperti surat Al-Imran, surat Yasin, bahkan Ayat Kursi tidak dihapalnya saat sadar," tutur Ayu.
Saat dicek okezone, SMS yang diterima Salma memang masih ada. Namun isi SMS yang dikirim dari nomor 085298646XXX yang diduga merupakan SMS santet itu isinya menuliskan "Idafariasurunganakabawadulu".
Sedikit ditelisik, rupanya isi sms itu menyebutkan "Ida faria suru ngana kabawa dulu (Ida faria meminta kamu kesini) hanya tanpa spasi.
Dihubungi ke nomor tersebut, terdengar suara lelaki yang mengaku bernama Wahab yang berdomisili di kelurahan Mangga Dua. Namun pria tersebut pada okezone mengaku tidak mengenal Salma apalagi mengirimkan SMS tersebut.
Hingga saat berita ini diturunkan, Salma sendiri masih dalam pengaruh alam bawah sadarnya.
(jri)