BALIKPAPAN - Buntut dari dugaan praktek money politic menjelang Pemilihan Gubernur (pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim), Panwas Kota Balikpapan akan menggelar rapat pleno. Ini berkaitan dengan ditemukannya sejumlah bukti yang mengarah ke sana.
Ketua Panwas Kota Balikpapan Susilo Handoyo  mengatakan, pihaknya akan segera menggelar pleno guna menyingkapi temuan dugaan politik uang dari salah satu kandidat. "Temuan ini jika mengarah pada pidana kita serahkan kepada penegakan hukum terpadu dan kalau pelanggaran administratif kita serahkan ke KPU," katanya di Balikpapan, Rabu (22/10/2008).
Menurutnya, kalau dari temuan dan bukti-bukti yang kita kumpulkan ini, panwas sudah bisa berkesimpulan kalau ini masuk dalam tindakan money politic atau politik uang. "Kita akan proses ini ke pidana," ujarnya.
Pihak Panwas sendiri tidak menahan mereka yang tertangkap tangan memberikan sembako untuk memilih salah satu kandidat gubernur. "Mereka sudah kita buatkan BAP-nya tinggal menunggu proses lebih lanjut. Mereka tidak kita tahan," tegasnya.
Susilo menuturkan, satu hari jelang pencoblosan, bagi-bagi sembako atau serangan fajar  ini marak. bahkan dirinya mendapatkan laporan bahwa malam nanti akan ada serangan fajar di lima kecamatan. "Seperi di BTN selili Manggar Balikpapan Timur, kampung baru Balikpapan Barat, Karang Joeang di balikpapan Timur, Pasar baru-Spinggan Balikapan selatan," ungkapnya sambil berjanji akan mengecek info tersebut.
Untuk meminimalis gerakan mereka, Panwas menerjunkan 60 personel yang diterjunkan di tiap kelurahan. â€~Kita koordinasi juga dengan polisi dan intel kita di lapangan," ujarnya.
(M Budi Santosa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.