KULONPROGO - Sekira 50 personel anggota polisi dari Polres Kulonprogo dan Polda DI Yogyakarta menyisir tempat kejadian penembakan dengan korban seorang anggota polantas dari Polsek Sedayu Brigadir Apris (29).
Pantauan di lapangan, Jumat (16/1/2009), puluhan anggota tersebut nampak menyisir persawahan dan jalan raya. Hal ini dilakukan untuk mencari proyektil peluru dari senjata api milik korban.
Sementara ini, hingga kini jenazah korban masih menjalani autopsi[ di Rumah Sakit Sardjito. Rencananya, petang hari ini, jenazah akan segera dibawa ke rumah duka yang terletak di Dusun Krembangan, Panjetan, Kulonprogo.
Di rumah duka, suasana duka nampak menyelimuti keluarga korban. Hingga kini, istri korban Dwi Purwanti (27) belum menampakan wajahnya karena masih shock atas peristiwa yang menimpa suaminya. Selain meninggalkan Dwi, korban juga meninggalkan satu orang putra bernama Faisal Adhinur (3).
"Saya tidak menyangka akan kejadian ini. Setahu saya dia tidak punya masalah apapun. Bahkan, tadi pagi, kita masih sempat berbincang sebelum dia pergi tugas," ujar kakak kandung korban, Ismanto (32).
Bripda Apris tewas tertembak oleh seseorang tak dikenal yang mengambil senjatanya dari pinggang korban. Hingga kini, belum diketahui siapa pelaku dan motif dari pembunuhan tersebut.
(TB Ardi Januar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.