Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masyarakat Berhak Gugat Mal Lalai Imbau Bahaya Sandal Karet

Dadan Muhammad Ramdan , Jurnalis-Jum'at, 24 April 2009 |11:55 WIB
Masyarakat Berhak Gugat Mal Lalai Imbau Bahaya Sandal Karet
Foto: media.photobucket.com
A
A
A

JAKARTA - Masyarakat berhak menggugat pengelola pusat perbelanjaan yang tidak memberikan imbauan kepada pengunjung terhadap terhadap anak-anak memakai sandal karet Crocs saat naik ekskalator.

"Kalau untuk sandal ini kita lihat dari spesifikasinya. Sebenarnya sandal ini dirancang untuk orang dewasa agar tidak terpeleset saat berjalan di lantai yang licin. Tapi saat dipakai anak-anak dan naik eskalator ini memang berbahaya, bayak yang dilaporkan terjepit," papar Sularsi dari Divisi Pengaduan dan Hukum YLKI, saat dihubungi okezone, Jumat (24/4/2009).

Dia menjelaskan, oleh sebab itu pusat perbelanjaan atau mal sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kenyamanan dan keselamatan konsumennya harus memberikan warning akan bahaya sandal karet itu bila dipakai anak-anak.

"Mungkin dengan pemberitahuan atau pemasangan papan informasi yang gampang terlihat konsumen. Atau mengimbau kepada orangtua untuk mendampingi anak saat naik eskalator," papar Sularsi.

Bila imbauan ini sudah dilaksanakan oleh pengelola mal dan terjadi kecelakaan, maka masyarakat dapat menuntutnya karena menjadi hak dari masyarakat untuk diterima keluhannya dan harus direspons oleh pihak terkait.

Selain itu, masyarakat atau orangtua juga harus peka dan proaktif terhadap keselamatan anak dengan memperhatikan masalah ini. "Pengelola mal tidak bisa 100 persen disalahkan bila terjadi kasus anak terjepit eskalator," imbuhnya.

Pihak produsen, kata Sularsi, juga harus menginformasikan kepada konsumen dan tidak menyarankan sandal karet crocs digunakan anak-anak terlebih saat jalan-jalan di mal.

"Kalau untuk menarik atau melarang sandal karet itu dari pasaran, sepertinya sulit. Di sini masyarakat sendiri yang harus waspada," paparnya.

Sebelumnya seorang bocah berusia 3 tahun terjepit di eskalator Pasific Place, Kamis 23 April kemarin. Bocah itu terjepit diduga karena menggunakan sendal karet atau crocs. Kemudian bocah itu dilarikan ke RS Brawijaya untuk mendapatkan perawatan.

(Syukri Rahmatullah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement