DEPOK - Keluarga Dorkas Silitonga, pasien dugaan malapraktik di Depok meminta Dinas Kesehatan Kota Depok untuk kembali memperhatikan dan menindaklanjuti pengobatan secara intensif hingga kondisi Dorkas kembali normal.
Kakak Dorkas, Ratna Simanjuntak, mengatakan selama ini pihak Dinas Kesehatan juga sudah membantu pengobatan Dorkas, namun kini tidak dilanjutkan secara optimal.Â
"Obat-obatan juga sudah bukan dari rumah sakit lagi, hanya dari puskesmas. Bukannya tidak menghargai usaha Dinas Kesehatan, dan bukan pula tidak percaya obat puskesmas, tapi kondisinya masih sama seperti yang dulu tidak ada perubahan, kita juga sudah tidak pernah cek atau kontrol ke RSCM," jelasnya, Rabu (24/6/2009).
Ratna juga mendesak pihak berwenang, baik Pemerintah Kota Depok maupun IDI untuk terus menindaklanjuti kasus Dorkas.
"Sampai sekarang pihak Bahkti Yudha juga tidak ada pertanggungjawaban, kami minta selesaikan sampai tuntaslah. Anak Dorkas, Patricia sudah delapan bulan belum bisa digendong ibunya, sama sekali tidak ada respon," imbuhnya.
Sebelumnya, dokter RSCM sudah menyatakan tidak sanggup untuk melanjutkan perawatan Dorkas Silitonga dan merekomendasikan untuk menjalani perawatan di rumah sejak awal Mei 2009 lalu.
Alasannya, tidak ada perubahan secara fisik yang dialami Dorkas selama masa perawatan sejak 23 Februari lalu. Namun secara medis Dorkas telah menunjukkan respons dari syaraf motoriknya.
Dorkas Silitonga adalah pasien dugaan malapraktik di Depok yang terbaring lemah sejak 10 November lalu. Dorkas dirawat di RSCM hampir selama dua bulan lamanya, setelah sebelumnya dioperasi Caesar di RS Bakti Yudha dan sempat dirawat di RS Mitra Keluarga Depok.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.