JAKARTA - Isu adanya tsunami membuat warga Padang panik dan berusaha mencari lokasi dengan kontur tanah yang tinggi. Akibat adanya mobilasi massal ini, arus lalu lintas di Padang dilaporkan macet parah.
"Laporan dari petugas di sana arus lalu lintas di Padang macet total," ujar Kepala Divisi Penanganan Bencana Markas Pusat PMI, Arifin Muh Hadi kepada okezone di Jakarta, Rabu (30/9/2009).
Kepanikan warga dipicu adanya dua informasi yang berbeda. Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gempa berkekuatan 7,6 skala richter yang terjadi pada petang tadi tidak akan memicu gelombang tsunami.
Sebaliknya Lembaga pemantau tsunami di wilayah pasifik yang berpusat di Hawaii, AS, menyatakan gempa berpotensi tsunami. Begitu pula dengan lembaga pemantau gempa dari Jepang. "Akhirnya warga panik, apalagi Padang kan geografisnya flat," terangnya.
Diperkirakan, warga Padang berbondong-bondong keluar kota menuju arah Bukittinggi yang kontur tanahnya relatif berbukit.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.