tragedi sukhoi

Gempa itu Mengubur Pesta Pernikahan

Jum'at, 2 Oktober 2009 14:39 wib
foto: reuters
foto: reuters

PADANG PARIAMAN - Tiga kampung di Padang Pariaman tertimbun longsor saat gempa berkekuatan 7,6 SR menguncang Sumbar, Rabu sore. Akibatnya, ratusan warga diperkirakan tewas tertimbun.

Di Kampung Lubuk Laweh, Kampung Sumaniak, dan Kampung Pilian. di Jorong Tandike, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman,  kini yang tampak hanya tanah, pohon dan atap rumah warga. Kampung - kampung itu berada di antara dua bukit. Saat gempa terjadi kedua bukit tersebut longsor dan menyeret rumah warga sekira 300 meter.

Longsor juga menimbun rumah beserta warga di kampung tersebut. Menurut warga satu orang korban tewas berjenis kelamin perempuan berhasil dievakuasi, sedangkan suami dan anaknya belum ditemukan. Selain mereka, diperkirakan masih ada ratusan jiwa lainnya tertimbun.

Menurut warga, gempa dan longsor terjadi saat beberapa keluarga sedang melangsungkan pesta pernikahan.

"Ada yang masyarakat itu yang sedang mengadakan pesta. Kemudian dalam mengadakan pesta itu terjadi gempa, kemudian tertimbun seluruhnya. Tidak ada satu pun yang selamat katanya," jelas Indra Soni, tim kesehatan RSAM Bukit Tinggi, Jumat (2/10/2009).

Tim kesehatan Rumah Sakit Ahmad Muchtar Bukit Tinggi yang berhasil mencapai lokasi menyebutkan, proses evakuasi masih terkendala ketiadaan alat berat serta minimnya tenaga ahli evakuasi. Jauhnya jarak dari pusat kota serta luasnya lokasi juga mempersulit upaya evakuasi lewat darat. 

 


(RCTI/RCTI/fit)

  • yanto » 0 Tanggapan
    Innalillahi wainnaillaihi rojiu'n,,,, sesungguhnya kita itu berasal dr Allah SWT dan akan kembali kpd NYa, Amiiin,
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.