ARAFAH - Meski sempat terhambat banjir, jemaah calon haji (calhaj) Indonesia akhirnya bisa menjalani wukuf dengan lancar. Jemaah mengisi waktu wukuf dengan berbagai kegiatan ibadah.
Beragam kegiatan ibadah dilakukan para jemaah di dalam tenda-tenda. Ada yang berzikir, berdoa, membaca Al-Quran,dan mendengar tausiyah.
Seperti laporan yang dimuat di situs Departemen Agama (Depag), Kamis (26/11/2009), semua jemaah bisa ditampung di ruang yang cukup luas di dalam tenda-tenda yang dilengkapi AC. Kelembapan udara akibat hujan yang mengguyur Arafah kemarin, cukup membantu mengurangi debu dan menyejukkan suasana dalam tenda. Tidak tampak kekacauan dalam antrean toilet maupun makan.
Dalam khotbah wukufnya, Imam Besar Masjidil Haram Ali Mustafa Yaqub menekankan pentingnya ibadah sosial dibanding individual, sebagaimana dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.
"Dalam hidupnya Rasulullah berkesempatan menjalani haji tiga kali dan umrah sunah ribuan kali. Namun hingga akhir hayatnya Rasulullah hanya berhaji sekali dan berumrah sunah dua kali. Itu karena Rasulullah lebih mementingkan ibadah sosial dibanding individual. Rasulullah lebih banyak menyantuni anak yatim dan bersedekah pada kaum fakir miskin," ujar Ali Mustafa. (lam)
Silahkan kirim komentar Anda. Kami berhak menghapus komentar apabila diperlukan