JAKARTA - Salah seorang pengusung hak angket kasus Century, Bambang Soesatyo menghawatirkan partai-partai koalisi yang masuk dalam panitia hak angket (pangket) akan berkhianat.
"Ada kekhawatiran yang nyata ketika mereka yang berupaya menjegal hak angket gagal, maka mereka akan mencoba dengan strategi lain yakni dengan menguasai dan membajak hak angket di pimpinan pansus," terang anggota Fraksi Partai Golkar itu saat bertemu dengan aktivis Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11/2009).
Pangket ini, sambung dia, akan diisi oleh 30 anggota dari berbagai fraksi dengan komposisi, FPD 8 orang, FPG 6 orang, FPDI-P 5 orang, FPKS 3 orang, FPAN 2 orang, FPKB 2 orang, FHanura 1 orang, dan FGerindra 2 orang.
"Kami khawatir jika orang-orang yang dimasukkan bukan anggota pengusul, mereka akan kompak menggiring hak angket dari tindakan pidana menuju tindakan administratif," tambahnya.
Mengenai pimpinan panitia, Bambang sepakat jika pangket ini dipimpin salah satu pengusul hak angket.
(lsi)