getting time...

Hak Angket Bank Century

Gayus, Idrus & Mahfud Berebut Ketua Pansus

Jum'at, 4 Desember 2009 04:13 wib

JAKARTA - Posisi Ketua Panitia Khusus (Pansus) Angket Century diperebutkan tiga calon yang diusulkan fraksi di DPR. Ketiga calon tersebut yakni Gayus Lumbuun (PDIP), Idrus Marham (Golkar), dan Mahfudz Siddiq (PKS).

Ketua I FPDIP DPR Puan Maharani menegaskan, sebagai inisiator hak angket Bank Century, wajar jika posisi Ketua Pansus Angket Century diberikan kepada fraksinya.

"Rakyat semua sudah tahu, siapa yang jadi inisiator hak angket Bank Century ini. Sejak awal kami sudah fight dan tahu substansi angket Century ini.Asas kepatutan perlu diutamakan sehingga wajar jika FPDIP jadi Ketua Pansus,"  ungkap putri Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri ini di Jakarta, Kamis (3/12/2009).

Untuk mengisi posisi Ketua Pansus Angket Century, FPDIP mendorong anggotanya yang duduk di Komisi III DPR, Gayus Lumbuun. Menurut Puan, Gayus adalah figur yang cocok untuk memimpin pansus ini. Selain memiliki komitmen dan integritas tinggi, Gayus dinilai memahami substansi, terutama dari sisi hukum atas proses pemberian dana talangan Rp6,7 triliun untuk Bank Century. Sesuai tata tertib DPR, anggota pansus angket berjumlah 30 orang.  Jumlah masing-masing wakil fraksi berdasarkan proporsionalitas kursi di DPR.

Dengan demikian, komposisi pansus terdiri dari 8 orang dari wakil Fraksi Partai Demokrat (FPD), 6 wakil Fraksi Partai Golkar (FPG), 5 wakil Fraksi PDIP, dan 3 wakil Fraksi PKS.

Sementara Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN), Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP), dan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB), masing-masing 2 perwakilan. Fraksi Partai Gerindra dan Fraksi Partai Hanura hanya diwakili 1 orang. Mekanisme pemilihan ketua pansus angket ditentukan anggota, bisa melalui musyawarah mufakat atau voting. Jika sampai voting, dengan komposisi kubu koalisi pendukung pemerintah dan oposisi, maka wakil oposisi hanya dapat 7 suara bulat, yakni FPDI 5 suara dan 2 suara dari Partai Gerindra dan Partai Hanura. Sementara kelompok koalisi pendukung pemerintah menguasai 23 suara.

Namun, karena dalam angket ini hubungan antarfraksi lebih cair, sangat terbuka kemungkinan komposisi itu bakal berubah. Kamis ini, semua fraksi di DPR telah melakukan rapat untuk menentukan nama-nama yang bakal masuk menjadi anggota pansus Angket Century. Sementara pembentukan pansus angket akan dilakukan dalam rapat paripurna hari ini. Selanjutnya, anggota pansus memilih ketuanya dalam rapat internal.

Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mengatakan, pihaknya akan mendorong anggota Komisi II DPR Idrus Marham untuk memimpin pansus Angket Century.

"Golkar siap untuk menjadi Ketua Pansus Angket Century jika kawan-kawan menghendakinya," tegas Aburizal. Sementara, Ketua FPKS Mustafa Kamal menegaskan fraksinya juga berupaya menggolkan Mahfud Shiddiq sebagai Ketua Pansus Century. "Kami punya Mahfud Shiddiq yang saya kira tidak perlu diragukan untuk jadi ketua pansus ini. Kami tentu akan berkomunikasi dengan fraksi-fraksi lain," katanya.
(Koran SI/Koran SI/ded)

  • Ermandto » 0 Tanggapan
    Koq kayaknya kebanyakan birokrasi Sistem pemerintah kita dlm masalah Dana Talangan Bank Century ini ya? Udah ada KPK,BPK,PPATK,Depkeu,BI,POLRI,Pengadilan/Kejaksaan,Team 8,9,dan terakhir pakai Pansus DPR, kemidian entah apalagi. Kapan bisa cepat tuntasnya kalau prosesnya bertele-tele dan birokrasi model begini?? Rakyat udah tdk sabar menunggu hasilnya dan jgn dibodohi terus menerus.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • herman » 0 Tanggapan
    berapa Rupiah untuk menjadi ketua pansus?
    Beri Tanggapan Laporkan
  • isma » 0 Tanggapan
    Bagi politisi yg tidak pernah kritis bersuara tentang Century, tahu diri deh, apa sih yg diharapkan dari wakil rakyat seperti itu??? apa karena kebetulan aja jadi politisi.....sehingga merasa berhak untuk jadi ketua pansus??? amit2, jangankan ketua jadi anggota saja... "NO WAY"
    Beri Tanggapan Laporkan
  • AKR » 0 Tanggapan
    PDIP harus pimpin pansus. Golkar jangan rakus lah. Yang jadi inisiator kan PDIP, yah sudah sepantasnya PDIP memimpin. Apalagi PKS, selalu haus kekuasaan. Udah cuma 3 orang, masih mau pimpin Angket. Kalo Angket digembosi, rakyat sendiri yang akan membuat angket di jalan2 !!!
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.