SUMENEP - Sebanyak tiga orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, dikabarkan meninggal di Kajang, Kuala Lumpur Malaysia, akibat kecelakaan kerja.
Satu dari jenazah TKI tersebut, sudah dibawa pulang ke rumah duka. Identitas tiga TKI tersebut, yakni Syamsul Arifin (38), warga Desa Kalinganyar, Arjasa, Maimunah (39), warga Desa Sapeken, dan Atok (41), warga Desa Duko Laok, Arjasa, Kepulauan Kangean.
Untuk jenazah Maimunah sendiri, telah tiba di Pelabuhan Kalianget Sumenep melalui jalur laut. Punabi (50), orangtua dari korban Syamsul Arifin menyatakan, putra keduanya tersebut meninggal akibat kecelakaan kerja, beberapa waktu yang lalu.
Kabar yang diterima oleh keluarga, korban meninggal setelah
lambungnya tertusuk besi dari alat berat, tepatnya saat kerja jadi kuli bangunan. "Kami bersama keluarga masih menunggu kepulangan jenazah, mudah-mudahan tidak molor," ujarnya, Minggu (6/12/2009).
Kepulangan korban yang sudah tiga tahun bekerja di Malaysia ini, bakal didampingi oleh istrinya yang baru saja melahirkan anak kedua korban. Sementara itu, dua korban yang lain dikabarkan juga mengalami kecelakaan kerja, yang berujung kematian saat menjadi tenaga kerja.
Kini, suasana duka masih mewarnai sekitar Pelabuhan Kalianget. Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sumenep Madani, mengatakan, tiga TKI yang meninggal di Malaysia tersebut tidak melalui jalur resmi, sehingga pihaknya sulit untuk melakukan deteksi.
Dia hanya membenarkan saja kalau ada TKI yang meninggal. Mereka itu berangkat lewat Tekong, sehingga proses pemulangannya kami juga tidak tahu," tegasnya.
(Subairi/Koran SI/ram)