JAKARTA - Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat demo besar-besaran pada hari ini, jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya memutuskan untuk mengalihkan sejumlah arus lalu lintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rabu (9/12/2009), massa demonstran akan berkumpul di sekitar Masjid Istiqlal dan FK UI Salemba, Jakarta Pusat. Sedangkan di wilayah Jakarta Timur, massa akan terkonsentrasi di wilayah Kalimalang. Di Jakarta Selatan, para demonstran akan fokus di wilayah Ciputat. Sementara di wilayah Barat terjadi di kawasan Meruya dan Kedoya.
Berdasarkan informasi di atas, polisi telah menyiapkan pasukan pengamanan yang terfokus di enam titik. Satuan Lalu Lintas Polda Metro Jaya pun telah menyiapkan rute pengalihan lalu lintas, yaitu:
Arus lalu lintas dari arah Senayan menuju Bundaran HI dialihkan ke Jalan Bendungan Hilir, Pejompongan, menuju Tanah Abang.
Dari arah Senayan menuju Bundaran HI dialihkan melalui Dukuh Atas menuju Tanah Abang.
Untuk arah sebaliknya, dari Bundaran HI meunju Senayan dialihkan menuju Sarinah atau Jalan Wahid Hasyim menuju Tanah Abang.
Arus lalu lintas dari arah Salemba menuju Bundaran HI akan dialihkan melalui Jalan Diponegoro menuju Jalan Raya Kebon Sirih.
Arus lalu lintas dari arah Harmoni yang melintas ke arah depan Istana Merdeka dan Monas akan dialihkan ke Jalan Cideng, Tanahabang, atau Jalan Juanda.
Arus lalu lintas di kawasan Kompleks DPR RI akan dialihkan dari arah Grogol melalui Permata Hijau menuju Blok M. Bila ingin menuju ke Bundarah HI, pengguna kendaraan akan dialihkan ke Pejompongan.
Lalu lintas dari arah Cawang ke Senayan akan dialihkan melalui Jalan Sisingamangaraja.
Arus lalu lintas di sekitar gedung KPK akan dialihkan ke jalur-jalur alternatif di sekitar Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari