BANDUNG - Polwiltabes Bandung mengerahkan 3.000 polisi dari berbagai kesatuan untuk mengantisipasi aksi massa memperingati Hari Antikorupsi, Rabu (9/12/2009). Pengamanan aksi juga akan dibantu anggota Polda Jabar.
"Saya mengimbau agar pendemo bisa bersikap santun. Silakan saja menyampaikan aspirasi. Itu adalah hak. Tapi diharap penyampaian aspirasi tersebut tetap pada jalurnya dan tidak melanggar hukum. Jagalah Bandung agar tetap kondusif," kata Kapolwiltabes Bandung Kombes Pol Imam Budi Supeno, kepada wartawan, Selasa (8/12/2009).
Menurut Imam, Polwiltabes Bandung telah menerima pengajuan aksi demonstrasi. Hingga hari ini, kata dia, sudah ada 14 kelompok massa yang mengajukan demonstrasi.
"Mereka terdiri dari berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari BEM, LSM, organisasi massa, dan beberapa kelompok mahasiswa lainnya," kata Imam.
Imam menambahkan, sebagian besar kelompok massa itu berasal dari Kota Bandung dan sekitarnya. "Tapi ada juga yang dari wilayah Priangan Timur. Nanti mereka langsung dikawal dari Polwil Priangan menuju Kota Bandung," ujarnya.
Lebih jauh Imam mengatakan, jumlah massa dalam aksi demo itu lebih dari 1.000 orang. "Mereka akan terkonsentrasi di depan Gedung Sate. Itu yang dari Kota Bandung dan sekitarnya. Kalau tambahan dari lokasi lainnya bisa mencapai 2.000 orang," katanya.
(ful)