Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lima Ribu Demonstran Geruduk Istana Wapres

Dede Suryana , Jurnalis-Kamis, 17 Desember 2009 |10:41 WIB
Lima Ribu Demonstran Geruduk Istana Wapres
A
A
A

JAKARTA - Aksi unjuk rasa menuntut penyelesaian kasus Bank Century bakal kembali digelar. Sekira 5.000 orang dari gabungan elemen masyarakat akan menyampaikan aspirasinya di Istana Wakil Presiden, siang ini.

"Aksi dimulai pukul 13.00 WIB. Kami akan long march dari Medan Merdeka (Istana Wapres) menuju Gedung Departemen Keuangan dan terakhir Gedung KPK,� ujar Harry Purwanto, Koordinator Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi (Kapak), salah satu elemen masyarakat peserta aksi, kepada okezone, Senin (17/12/2009).

Selain Kapak aksi juga akan diikuti oleh lembaga dan elemen masyakarat lain yang selama ini konsern dengan persoalan korupsi, terutama penuntasan skandal Bank Century.

"Ini dipicu oleh ketidakpuasan kami terhadap pertemuan Pansus kemarin. Salah satunya soal rekaman yang tidak diberikan BPK. Kemudian mengenai Pansus sendiri, kami tidak bisa mengikuti pertemuan karena ketatnya prosedur," jelasnya.

Hari mengaku sempat meminta izin untuk mengikuti pertemuan, namun DPR menerapkan peraturan yang berbelit-belit dan terkesan birokratis. "Ada apa dengan ini? Jangan-jangan kalau bicara aturan main, Pansus justru memainkan aturan itu. Jadi bukan rule of the law malah law of the rule," katanya.

Aksi ini, imbuh dia, juga digelar sebagai bentuk keprihatinan terhadap supremasi hukum yang selama ini didengung-dengungkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Kasus (Century) ini adalah kasus besar kedua setelah BLBI. Padahal isu pemberantasan korupsi kan selalu menjadi angin surga yang disampaikan SBY. Tapi justru SBY bisa dibohongi. Kita berharap dengan adanya hasil audit investigasi dari BPK, ini bisa menjadi pegangan bagi KPK dan lembaga penegak hukum lainnya untuk menyelesaikan kasus ini," paparnya.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement