getting time...

"Dinonaktifkan atau Tidak, Itu Terserah Presiden"

Fahmi Firdaus - Okezone
Sabtu, 19 Desember 2009 08:54 wib
Bank Century. (Foto: Koran SI)
Bank Century. (Foto: Koran SI)

JAKARTA - Sikap tegas yang diambil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan menolak menonaktifkan Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, bertolak belakang dengan imbauan Pansus Angket Bank Century, itu merupakan hak prerogatif.

"Semua tergantung pada Presiden," ujar anggota Pansus Hak Angket, Eva Kusuma Sundari, saat berbincang dengan okezone, Sabtu (19/12/09).

Menurutnya, Pansus hanya melakukan imbauan kepada Presiden, terkait bakal diperiksa beberapa pejabat yang terkait skandal Bank Century, seperti yang terungkap dalam hasil audit BPK.

"Kami hanya mengimbau dan juga membangun tradisi yang sudah berjalan. Kami juga dorong bersama," terangnya.

Presiden tadi malam, dalam keterangan pers di Kopenhagen, Denmark, menegaskan penolakannya untuk menonaktifkan kedua anak buahnya. Presiden memberi alasan, penonaktifan itu tidak sesuai dengan UUD 1945 dan UU Kementrian Negara.

Selain itu, penonaktifan keduanya, bisa menganggu kinerja pemerintahan yang sedang menjalankan program 100 hari kerjanya.
(hri)

  • wid » 0 Tanggapan
    Bagus Pak SBY, sikap tegas diperlukan dalam situasi yg tertentu, tepat dan benar. Maju terus Pak SBY. Pemerintah jangan terprovokasi. Katanya hanya menghimbau, sekalinya ditanggapi, Presiden malah dibilang "Tak pahami imbauan pansus (Bambang) dan Salah tanggap. ( .... ?)". Rakyat gak ngerti apa sih sebenarnya maunya Pansus BC ini. Tunjukkan kinerjamulah jangan terlalu ribut saja ! Rakyat ingin bukti / hasilnya.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.