getting time...

Pemda Bakal Tiru Kebijakan Beli Mobil Dinas

Olivia Marietta - Okezone
Selasa, 29 Desember 2009 17:35 wib

JAKARTA - Kebijakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membelikan para menteri dan pejabat setingkat mobil dinas baru jenis Toyota Crown Royal Saloon 3.000 cc bakal memunculkan efek domino.

Para kepala daerah di berbagai wilayah diprediksi bakal mengikuti kebijakan serupa. Mereka akan menjadikan kebijakan pemerintah pusat sebagai legitimasi atas keputusannya di masa mendatang.

“Apa yang dilakukan pemerintah pusat akan jadi contoh pemerintah daerah. Uang rakyat akan digunakan untuk memenuhi fasilitas DPR dan eksekutif. Ini gila! Dan harus segera dihentikan,” ujar Koordinator Formappi Sebastian Salang dalam diskusi bertajuk Menakar Kualitas Pemilu dan Demokrasi di Gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (29/12/2009).

Ray Rangkuti dari Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) dengan tegas menolak kebijakan Pemerintahan SBY-Boediono memfasilitasi para pembantunya dengan mobil dinas baru.

“Satu mobil harganya Rp1,2 miliar lebih. Jika dikalikan 150 unit, berapa jumlahnya? Itu semakin mengencangkan ikat pinggang rakyat,” ungkap dia.

Karena itu, Ray mengimbau para pejabat negara, pimpinan DPR, dan pimpinan MPR agar mengembalikan mobil dinas tersebut ke Sekretariat Negara. “Lalu Setneg juga harus diaudit,” tandasnya.
(ful)

  • Rakyat Jelata » 0 Tanggapan
    Ya Allah sadarkanlah pejabat-pejabat kami agar menjadi pejabat yang prihatin atas nasib rakyatnya. Jika mereka tidak mau sadar maka Kau laknatlah mereka jangan kau murkai bangsa ini. Masih banyak diantara kami yang baik, tetapi banyak diantaranya yang tidak berdaya melawan kezaliman mereka. Bantulah kami untuk memerangi mereka dan tunjukkanlah kepada kami segala konspirasi/kebusukan yang tersembunyi sehingga terlihat jelas segala kebathilan mereka. Sesungguhnya Engkau yang Maha Pemberi Petunjuk dam Mengetahui. Maafkanlah kami, ampunilah kami dan tolonglah kami terhadap kaum yang zhalim. Amin.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.