BANYUASIN - Lebih dari sebulan ribuan rumah di 14 desa di Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terendam banjir. Namun hingga kini belum ada satu pun warga yang mendapat bantuan pemerintah.
Padahal warga sudah kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti makan.
“Sudah lebih sebulan banjir di desa kami, tapi belum mendapat bantuan. Sawah dan kebun habis terendam. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kami hanya bisa menjual kayu bakar saja,” ujar Sadiah, salah satu korban banjir, Selasa (9/2/2010).
Saidah berharap pemerintah segera memberikan bantuan sembako serta bantuan kesehatan kepada mereka.
Sejak awal Januari lalu, sedikitnya 7 ribu rumah warga terendam banjir. Hingga Selasa pagi, air di permukiman warga belum juga surut, terutama di daerah bantaran Sungai Musi yang ketinggian bahkan mencapai tiga meter.
Air bahkan belum menunjukkan tanda-tanda akan surut. Sebaliknya ketinggian bertambah jika turun hujan.
Banjir juga menenggelamkan ribuan hektare sawah dan kebun karet serta sawit. Akibatnya warga kesulitan mencukupi kebutuhan sehari-hari karena bertani adalah mata pencaharian utama warga di kecamatan ini.
(Sutamin/Global/ton)