Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Komnas Anak Terima 100 Laporan Korban Facebook

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Selasa, 16 Februari 2010 |11:21 WIB
Komnas Anak Terima 100 Laporan Korban Facebook
A
A
A

DEPOK - Kasus anak baru gede (ABG) hilang akibat pertemanan di Facebook makin menjamur. Hingga kini, Komnas Perlindungan Anak telah menerima lebih dari 100 laporan ABG hilang.

Ketua Komnas PA Seto Mulyadi usai seminar di Balai Sidang Univeristas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat, menjelaskan, hal tersebut menunjukkan minimnya komunikasi antara orangtua dan remaja.

"Ini fenomena gunung es. Facebook telah menjadi varian anak dan remaja," ungkap pria yang akrab disapa Kak Seto itu, Selasa (16/2/2010).

Kasus korban penculikan melalui jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, lanjut Kak Seto, paling banyak terjadi di Jakarta, Surabaya, Solo, dan Medan.

"Kalau zaman dulu kan masih pakai surat-suratan atau orari. Kalau sekarang, anak lebih senang lari dari orangtua," imbuhnya.

Kak Seto juga menyayangkan kasus empat pelajar di SMUN 4 Tanjung Pinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dikeluarkan dari sekolah, karena dianggap menghina gurunya lewat status yang ditulis di Facebook.

Seharusnya, menurut Kak Seto, guru justru perlu menginstropeksi diri agar mendapat penilaian positif dari muridnya.

 

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement