SOLO - Ketua RT 03/06 Dusun Tulakan, Polokarto, Sukoharjo, Muktar Subaridi menyerahkan sepenuhnya kepada warga jika Dulmatin akan dimakamkan di kampung itu.
Muktar mengaku belum mengetahu bagaimana respons warga jika Istiada Istiada H Oemar Sovie, istri Dulmatin, ingin memakamkan suaminya di dusun itu
“Dulmatin itu kan bukan orang sini, saya serahkan kepada warga. Apakah menerima atau tidak,” tuturnya, Rabu kemarin.
Muktar menyatakan Istiada sendiri baru pindah dari Pemalang ke Sukoharjo. Selain warga baru, dokumen kepindahannya pun belum lengkap.
“Yang saya tahu, anak bungsu Istiada itu kelahiran Mindano, Filipina. Sedangkan anak-anaknya yang lima lahir di Solo dan lainnya lahir di Pemalang,” tambah dia.
Muktar sendiri mengaku baru mengetahui suami Istiada adalah Dulmatin setelah dusunnya didatangi wartawan. Sebab, selama satu bulan sejak kedatangan di kampungnya, tidak ada orang asing yang memantau rumah Istiada.
Sementara itu, kediaman Istiada sendiri tertutup rapat. Di pintu depan rumahnya terpasang tulisan “Tidak Melayani Wawancara Wartawan”.
(Bramantyo/Trijaya/ton)