getting time...

Habib Luthfi Diusung Jadi Rois 'Am Syuriyah PBNU

Jum'at, 19 Maret 2010 04:12 wib

JAKARTA - Habib Luthfi bin Yahya didukung menjadi Rois ‘Am Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam muktamar NU ke-32 di Makasar, Sulawesi Selatan, 22 hingga 28 Maret mendatang.  
Habib Luthfi yang kini menjadi Mursyid 'Am Jam'iyyah Ahlit Thoriqoh Mu'tabaroh an-Nahdliyah (JATMAN) diharap bisa menguatkan unsur spiritual dalam NU.
 
Anggota Dewan Syura DPP PKB KH Mujib Khudori mengungkapkan, Habib Luthfi adalah sosok yang sangat bagus dalam bidang spiritual. “Beliau jelas sangat baik jika menduduki posisi Rois ‘Am Syuriyah karena kekuatan beliau dalam hal spiritual. Terlebih beliau juga memiliki perhatian besar bagi kemajuan Nahdliyin,” kata KH Mujib, Kamis (18/3/2010).
 
Habib Luthfi sebelumnya meminta agar Badan Otonom dan Lembaga-lembaga lain yang bernaung di bawah PBNU dijadikan peserta penuh dalam Muktamar ke-32 NU. Dengan demikian, mereka memiliki hak suara dalam pemilihan ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan juga Rois 'Am Syuriyah.
 
Menurut Habib Luthfi, usulan ini merupakan bukti bahwa dirinya selaku pimpinan thoriqoh memiliki perhatian yang sangat dalam kepada NU. Usulan ini juga merupakan kepeduliannya terhadap kondisi NU selama ini yang telah terlibat terlalu banyak dengan dunia politik praktis.
 
“Di sini saya turut berpendapat karena saya merasa turut memiliki NU. Yang terpenting bagi NU adalah tetap tunduk dan patuh kepada para alim ulama agar tetap diberkahi Allah,” tandas Habib Luthfi.

(muh sahlan/Koran SI/ton)

  • hudi » 0 Tanggapan
    semoga Habib Luthfi dapat terpilih menjadi Rois 'Am Syuriah PBNU, sudah saatnya moral umat Islam Indonesia di benahi, sudah saatnya umat Islam bangun dari tidur yang panjang.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rakyat jelata » 0 Tanggapan
    Rakyat jelata Indonesia mendoakan serta mendukung semoga Habib Luthfi dapat terpilih menjadi Rois 'Am Syuriah PBNU,karena akan menjadikan NU benar2 dijalan Khitoh 26 yg bebas dr politik praktis,tdk spt sekarang yg mencampurkan agama dan duniawi.Insya Allah...Allah SWT mengabulkan...amien
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.