Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Panther Terbalik di Suramadu, Sopir Tewas

Subairi (Koran Sindo) , Jurnalis-Kamis, 20 Mei 2010 |18:07 WIB
Panther Terbalik di Suramadu, Sopir Tewas
Foto: Subairi (Koran SI)
A
A
A

BANGKALAN - Untuk kesekian kalinya, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali terjadi di akses tol jembatan Surabaya-Madura (Suramadu). Kali ini menyebabkan satu korban meninggal dunia.

Identitas korban meninggal, yakni Asmuni (35), warga asal Bulak Banteng, Surabaya, yang juga sopir mobil Isuzu Panther nomor polisi L 1719 BK yang terguling, tepatnya di sisi barat akses tol menuju kabupaten Bangkalan. Korban tewas dengan kondisi cukup mengenaskan, kepala pecah, tangan dan kaki remuk.
 
Selain korban tewas, juga terdapat empat korban luka parah yakni Siti Makhfiroh (30), Imam (35), Fauzi (37), dan Fatima (30). Semuanya warga Jalan Bronggalan Sawah Surabaya. Kini, korban luka berat dan luka ringan yang jumlahnya 14 orang, menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Syarifah Ambami (RSA) Ratu Ibu, Bangkalan.
 
Menurut keterangan salah satu korban yang selamat, Mujati (55), kecelakaan terjadi saat mobil warna biru tersebut melintas di lokasi kejadian. Tanpa diketahui penyebabnya, mobil yang ditumpanginya oleng dan seketika itu juta langsung terguling. Saat mobil terguling, semua penumpang berteriak histeris.
 
“Beruntung saya selamat, termasuk cucu saya yang berada dalam dekapan saya,” ujarnya, ditemui di rumah sakit, Kamis (20/5/2010).
 
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Bangkalan AKP Samsul Muarif menyatakan, dari hasil olah TKP, sopir mobil diduga kuat memacu kendaraan cukup kencang. Sampai di lokasi kejadian, ban belakang mobil meletus sehingga sopir kehilangan kendali. Akibat kecepatan tinggi, akhirnya mobil oleng dan terguling ke sisi kanan jalan.
 
Hingga saat ini, Samsul mengaku masih sebatas melakukan olah TKP dan mengevakuasi mobil. “Untuk pemeriksaan terhadap saksi, atau penumpang yang selamat masih belum dilakukan, karena sebagian besar masih merasa panik dan dirawat di rumah sakit,” pungkasnya.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement