JAKARTA - Mabes Polri tidak membantah jika ada kemungkinan Komjen Pol Susno Duadji diproyeksikan menggantikan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri.
“Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2002, siapa pun yang mempunyai pangkat bintang tiga sangat mungkin menjadi Kapolri,” kata Kepala Bidang Penerangan Umum Kombes Marwoto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (7/6/2010).
Jika masih ingin menjadi orang nomor satu di Polri, lanjut Marwoto, Susno diharapkan bersabar menunggu kasusnya selesai.
“Saat ini, Pak Susno masih menjadi tersangka dalam beberapa kasus pidana, karena itu, untuk menjadi kandidat Kapolri, seharusnya jenderal bintang tiga tersebut menunggu hingga kasusnya selesai,” tandas Marwoto.
Lebih lanjut Marwoto mengaku tidak tahu mengenai dokumen yang mengatakan Susno sebagai calon kuat Kapolri. Menurutnya, jika dokumen itu benar, maka seharusnya tidak bocor ke publik.
“Saya tidak tahu. Waktu itu saya belum di sini. Jika benar, seharusnya tidak bocor ke publik,” tuturnya.
Berdasarkan dokumen dari Kepala Badan Intelijen dan Kemanan (Kabaintelkam) bernomor: R/ND/545/X/2009/Dit D tertanggal 11 September, disebutkan Susno sebagai Perwira Tinggi (Pati) Polri yang paling tepat menggantikan kepemimpinan Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri. Selain Susno dalam dokumen itu dilidik pula kompetensi empat pati lainnya, yaitu Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Timur Pradopo; Irjen Pol Imam Sudjarwo; Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Oegroseno; dan Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Komjen Pol Nanan Soekarna.
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa Susno adalah pati dengan nilai yang paling baik.
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.