Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menkominfo: 14 Persen Tayangan TV Merusak

Gin Gin Tigin Ginulur , Jurnalis-Selasa, 20 Juli 2010 |18:03 WIB
Menkominfo: 14 Persen Tayangan TV Merusak
daylife
A
A
A

BANDUNG - Tak kurang dari 14 persen tayangan televisi swasta di Indonesia merusak "National Character Buliding".
 
Hal tersebut diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Tifatul Sembiring usai menghadiri acara Asia-Europe Meeting (ASEM) Forum on Strengthening Cooperation in ICT Research & Development, di Hotel Golden Flower Bandung, Selasa (20/7/2010).
 
"Menurut sebuah riset, sekira 14 persen tayangan televisi di Indonesia dapat merusak national character building," kata Tifatul kepada wartawan.
 
Ia pun meminta kepada mereka yang memberi lisensi dalam tayangan televisi tersebut, agar bisa mempertanggungjawabkan tayangannya.
 
Tifatul menambahkan, di era kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat, dipastikan lebih banyak lagi kemungkinan negatif yang muncul dalam sebuah tayangan televisi. Hal tersebut, lanjutnya, belum ditambah dengan program konvergensi beberapa media elektronik menjadi satu alat, yang kini tengah beredar di negara-negara maju.
 
"Di Indonesia sendiri bisa kita temukan ada satu alat yang bisa digunakan sebagai HP, bisa juga untuk mendengarkan siaran radio, bahkan untuk menonton acara televisi secara bergantian," ujar Tifatul.
 
Ia mengatakan, selalu ada dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi. Bukan hanya angka kriminalitas meningkat, komunikasi dua orang berdekatan terkadang terhambat karena terlalu asyik menjelajah situs jejaring sosial.
 
"Indonesia bersama beberapa negara di Eropa dan Asia lainnya mengadakan satu forum agar bisa sama-sama berdikusi dan belajar. Kita akan belajar dari negara maju yang telah lebih dulu mengembangkan konvergensi ini dan bagaimana mereka meminimalisasi dampak negatifnya," katanya.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement