JAKARTA - Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha memastikan pelaku yang diduga melakukan penoyoran terhadap bocah saat peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di TMII, Jakarta, bukan anggota Paspampres.
"Saya sudah komunikasi dengan sekretaris dan komandan paspampres memang tidak ditemukan. Saya bertangungjawab dengan statement ini," ujar dia saat dikofirmasi okezone, Jumat (23/7/2010).
Selain itu, dari keterangan korban CL saat dihubunginya menjelaskan cici-ciri pelaku penoyoran tersebut. "Untuk membedakan mudah. Dari ceritanya (CL) dan ciri-cirinya dipastikan bukan anggota Paspampres, itu dari seragamnya," jelas Julian.
Kendati demikian, dia mengaku tidak bisa mengelaborasi lebih jauh karena kronologi kejadiannya tidak begitu jelas. "Intinya kalaupun ada itu bukan dari Paspampres,” imbuhnya.
Julian juga menduga insiden tersebut bukan disengaja, namun lebih disebabkan kondisi yang berdesak-desakan saat para anak menyalami Presiden.
Saat ditanya apa reaksi Presiden SBY terkait insiden tersebut, Julain mengatakan Presiden cukup terkejut. "Sangat terkejut dan menyayangkan karena tidak membayangkan ada peristiwa ini," katanya.
Menurut dia, SBY sangat puas dengan acara di TMII yang meriah sehingga kaget ada berita di media massa soal Paspampres menoyor bocah.
Selain itu, Julian juga sudah menghubungi Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi, lalu menghubungi pihak orangtua yang anaknya disebutkan menjadi korban.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.