JAKARTA - Meski tidak menjadi porsi terbesar dalam anggaran di Kementerian Agama, namun pelaksanaan haji merupakan hal yang paling disorot orang. Maklum, banyak persoalan haji yang sejak dari dulu hingga kini belum rampung.
"Kalau mau buka-bukaan, dana haji itu paling dikit dalam anggaran bagi Kementerian Agama paling hanya beberapa persen," kata Menteri Agama Suryadharma saat berkunjung ke kantor MNC, di MNC Tower, Jakarta, Senin (2/8/2010) kemarin.
Namun dalam pelaksanaan haji ini Kementerian Agama memiliki tiga sumber pendanaan. Yakni, dana yang bersumber dari jamaah (direct cost), dana optimalisasi atau pengelolaan bunga bank (indirect cost) dan dari APBN.
Sekarang sejumlah biaya yang sebelumnya dibebankan kepada jamaah, kini mulai dibagi dengan dana optimalisasi. Misalkan ada subsidi pemondokan bagi jamaah untuk masuk di ring satu.
Kemenag sudah mengumumkan pelunasan biaya ongkos naik haji dilaksanakan pada 3-30 Agustus di bank penerima setoran BPIH, tempat setoran awal para jamaah. Adapun biaya tersebut rata-rata sebesar USD3.342.
Mengenai pelunasan BPIH, kata dia, dilaksanakan pada bank penerima setoran BPIH, tempat setoran awal. Dengan ketentuan waktu Indonesia barat pukul 10.00 sampai 15.00, Indonesia Tengah pukul 11.00 sampai 16.00, dan Indonesia Timur pukul 12.00 sampai 17.00 hingga 31 Agustus mendatang.
(Ahmad Dani)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.