Satwa di Kebon Binatang Terancam Punah Dalam 5 Tahun

Harimau Sumatera mati di kebon binatang  (Foto: AP)

Harimau Sumatera mati di kebon binatang (Foto: AP)

JAKARTA - Satwa di sebuah kebon binatang di Indonesia, terancam punah. Bahkan hewan-hewan tersebut diperkirakan hanya bertahan lima tahun, kecuali ada langkah cepat menangani permasalahan ini.

Aktivis World Conservation Union yang juga anggota asosiasi kebon binatang Indonesia, Tonny Sumampouw seperti dikutip Associated Press, Sabtu (14/8/2010), menyatakan harus dilakukan penganganan serius oleh pihak terkait untuk memperbaiki fasilitas yang dinilai banyak terabaikan, sehingga mempengaruhi kehidupan satwa di banyak kebon binatang di Indonesia.

Salah satu yang menjadi sorotan Tonny adalah Kebon Binatang Surabaya, Jawa Timur. Juru Bicara Kebon Binatang Surabaya Agus Supangkat menyatakan seekor Harimau Sumatera ditemukan mati Sabtu pagi tadi di kandangnya.

Sementara itu sebanyak 13 harimau Sumatera lainnya yang berada di kebon binatang tersebut, tinggal dalam tempat yang tidak memadai, kotor, dan penuh sesak.

Dalam beberapa hari terakhir, lanjutnya, seekor singa Afrika dan kanguru Australia, juga ditemukan mati.

Tonny yang juga dipercaya menangani Kebon Binatang Surabaya setelah diambil alih pemerintah awal tahun ini, menyatakan ratusan hewan mati setiap tahunnya, karena kelaparan, stres, dan tempat tinggal yang tidak memadai. Kebon binatang yang sudah berusia 94 tahun peninggalan kolonial Belanda itu dibangun di atas lahan seluas 15 hektare dan saat ini menampung 4.200 hewan.

Tonny menyebutkan buruknya manajemen serta dugaan praktik korupsi membuat banyak satwa menderita.

“Asusmsi saya bahwa seluruh hewan tersebut akan lenyap dalam lima tahun, kecuali ada langkah tegas untuk menata ulang manajemen kebon binatang,” tandas Tonny.

(ton)
Live Streaming
Logo
breaking news x