Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penculik Anak Tertangkap Tangan di RS Bhayangkara

Marieska Harya Virdhani , Jurnalis-Kamis, 02 September 2010 |13:26 WIB
Penculik Anak Tertangkap Tangan di RS Bhayangkara
Ilustrasi
A
A
A

DEPOK - Enting Yulianingsih (25), langsung digiring ke Mapolres Depok, saat tertangkap tangan hendak menculik Abdul Aziz, balita yang berusia 3 tahun 9 bulan di Poliklinik Umum Rumah Sakit Bhayangkara, Brimob Kelapa Dua, Depok.

Abdul saat itu tengah diajak neneknya, Warni (64) untuk berobat ke bagian fisioterapi. Warni menitipkan cucunya di bagian Poliklinik Umum kepada dua suster magang, Enjaryanti (17) dan Wanti Oktavia (15).

Tiba-tiba saja Enting membawa kabur Abdul. Karena merasa bertanggung jawab, kedua suster pun langsung mengejar Enting hingga akhirnya diringkus oleh petugas Brimob Kelapa Dua.

“Saya tanya sama dia kenapa kamu ambil anak ini, tapi dia mengaku ini anaknya, karena saya engak percaya langsung kami pertemukan dengan neneknya. Ternyata dia bohong,” ujarnya kepada wartawan di Polres Depok, Kamis (02/09/10).

Enting yang berpakaian kaos dan celana pendek lusuh itu, tiba di Polres Depok, sekira pukul 12.00 WIB. Entah sengaja atau tidak, dia berlagak hilang ingatan dan menjawab pertanyaan penyidik secara tidak beraturan.

“Saya ambil karena itu anak saya. Saya ambil tadi jam 08.00 WIB di Masjid At Tien Jakarta, saya belum menikah, masih perawan, ini polisi semua papa saya,” tuturnya.

Hingga kini, Abdul Aziz dan neneknya masih syok atas kejadian tersebut dan berada di Polres Depok untuk dimintai keterangan. Sementara polisi menduga Enting hanya berpura-pura gila agar dibebaskan.

(Dede Suryana)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement