JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal mengusulkan pembubaran Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR. Mustafa menilai fungsi BURT tidak jelas dan kerap menimbulkan masalah.
"BURT di periode lalu (2004-2009) sudah bermasalah. Dulu pernah ada wacana pengadaan mesin cuci, laptop, renovasi ruangan, cincin, dan lainnya. Isinya hal-hal yang sangat sepele seperti itu," kata Mustafa dalam sebuah diskusi di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (3/9/2010).
Menurut Mustafa, fungsi BURT tidak sejalan dengan tugas dan kewenangan anggota dewan. "BURT menjalani fungsi apa? Karena DPR fungsinya legislasi, anggaran dan pengawasan, maka mengusulkan BURT dibubarkan," tegas Mustafa.
Kekesalan Mustafa kian memuncak ketika BURT mengusulkan pembangunan gedung baru bagi legislator Senayan. Dia berpendapat urusan teknis proyek tersebut mestinya ditangani pihak Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR. "Ini kan keterlaluan, saya tidak habis pikir. Rasanya sudah tidak dalam wajar lagi. Itukan urusan teknis, harusnya ditangani setjen. Anggota DPR tidak perlu masuk ke ruang teknis," tambahnya.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.