getting time...

Malaysia Lelet Diajak Bahas Perbatasan, SBY Harus Tegas

Misbahol Munir - Okezone
Minggu, 5 September 2010 19:07 wib
(Foto: Koran SI)
(Foto: Koran SI)

JAKARTA - Sudah bukan rahasia jika Malaysia suka mengulur jika diajak untuk berunding soal perbatasan. Hal ini kembali ditegaskan Wakil Menteri Luar Negeri Triono Wibowo.

“Kita tahulah Malaysia selama ini lelet kalo diajak berunding. Ada saja alasannya kalo diajak berunding oleh Indon mengenai masalah wilayah itu,” ungkap Triono di sela acara dialog aktivis muda Indonesia bertajuk Nasionalisme Kedaulatan Negara di Ujung Tanduk: Pembelajaran dari Potensi Konflik Perbatasan Indonesia-Malaysia di Hotel Nikko, Jakarta Pusat, Minggu (5/9/2010).

Karena itu, lanjutnya, Presiden dengan kewenanangannya diminta untuk lebih tegas kepada Negeri Jiran itu.

“Mendorong Malaysia untuk segera berunding dengan Indonesia. Saya kira itu pidato yang keras jadi saya tidak sependapat jika ada yang mengatakan pidato Presiden itu tidak ada apa-apanya. Pidato kita lemah, salah,” sambung Triyono.

Dia menambahkan pesan yang disampaikan dalam pidato Presiden jelas. “Saya dorong Malaysia untuk segera berunding. Karena kita harus menghindari terulangnya kembali konflik-konflik begini ini,” ujarnya menirukan pidato Presiden SBY di Mabes TNI pada 1 September lalu.

Dia melanjutkan, dalam pidatonya SBY juga mengingatkan bahwa sebagai tetangga, kedua negara harus berdamai dan menghindari konflik. “Kita harus bisa menemukan semua cara untuk menghindari konflik-konflik,” tandasnya.

(ton)

  • Eko setiawan » 0 Tanggapan
    saya sebagai pemuda indonesia.. siap berjuang membela negara kita indonesia.. jgan pernah diam.. buktikan dengan perbuatan. malaysia juga tahu.. bahwa indonesia bukan negara yang bisa di permainkan.. jika kita diam.mungkin pulau gugus besar indonesia bisa di ambil malaysia... mon tegas,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • arie » 0 Tanggapan
    pemerintah,,harus tegas,, dengan malasyia,,,jaga martabat negara indonesia,,,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Togog-Cilacap » 0 Tanggapan
    Gimana engak lelet krna malay punya strategi utk bisa mendapatkan hasil bumi kita seperti di p sipadan & ligitan, apalagi di sulawesi yg begitu besar kandungan gas belum kekayaa laut. Saya lihat MENLU INDONESIA "BANCI" harus punya sekala periotas...dan terlalu mendayu-dayu...pegang kuat data dari PBB.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • tatang suhermanabu.rizal42@yahoo.com » 0 Tanggapan
    diplomatik memang jln yg elegan terhormat dan beradab,jgn hanya mendorong untuk berdialog bila perlu diseret tuk dialog tuh malaysia pak pres..bravo indonesia,met lebaran maaf lahir batin
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.