getting time...

Remaja & Seks Bebas

ABG Impikan ke Belanda Demi Seks Bebas

Misbahol Munir - Okezone
Senin, 6 Desember 2010 08:51 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Hasil penelitian yang dilakukan oleh beberapa lembaga penelitian terkait perilaku seks pra nikah yang semakin meningkat, tidak bisa dipungkiri.

Peningkatan ini harus direfleksikan secara mendasar. Kembali pada persoalaan penelitian tersebut, baik secara metodologi atau dari sisi lain memang tidak ada yang bisa mengingkarinya. Berapapun angka yang ditunjukkan dari hasil penelitian tersebut, itu merupakan realitas yang terjadi dalam kehidupan para remaja kita.

Menurut Nia Dinata, sineas yang yang kerap mengangkat tema perempuan, prilaku tersebut tidak bisa disalahkan. Meski dia tidak begitu tahu dan tidak pernah mendalami persoalan perilaku seks remaja pra nikah namun dia punya pengalaman pribadi yang terjadi dalam kehidupan rumah tangganya sendiri.

Ibu dua anak tersebut pun menceritakan perihal pengalamannya yang berkaitan dengan seks pra nikah di kalangan remaja. Suatu hari, anak lelakinya yang berumur 13 tahun dan sedang duduk dibangku kelas sembilan menanyakan hal terkait seks. Yakni kenapa adiknya baru lahir empat tahun kemudian.

“Mom, adik umur empat tahun. Selisih empat tahun dengan saya. So, apa yang mama lakukan selama empat tahun, apa mama tidak melakukan seks dengan papa?,” ungkap Nia meniru ucapan anaknya.

Nia pun mencoba menjelaskan dengan terus terang kepada anaknya yang bisa dibilang ABG (anak baru gede) itu. Sebab baginya pertanyaan itu harus dijawab dengan tepat untuk memberi pengetahuan tentang seks sejak dini. Dikatakan Nia, pengetahuan seks sangat penting bagi anak supaya tidak salah langkah dalam memahaminya.

“Mama dan Papa tiap hari butuh seks. Semua butuh seks termasuk kamu juga,” jawab dia.

Dia bersama suaminya pun menjelaskan panjang lebar tentang bagaimana hubungan seks terjadi, hingga bertemunya sel telur perempuan dan sperma lelaki. Nia tak tanggung-tanggung ingin memberi penjelasan kepada anaknya.

Dari percakapan Nia dan anaknya, dia berpikir bahwa semua anak sebaya anaknya pasti juga ingin mengetahui persoalaan seks. “Lantas bagaimana caranya untuk memberi informasi yang benar? tuturnya. “Hal yang salah bila terus-menerus mengekang anak supaya tidak menanyakan hal semacam itu,” imbuhnya.

“Bahkan jika dikekang, seorang anak bisa melakukan suatu yang tidak bisa dikontrol oleh orang tua. Karena anak lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan, seperti teman dan lingkungan masyarakat sekitarnya,” tambahnya.

Hal yang lebih parah menurut Nia, ketika anaknya menyatakan keinginannya untuk menabung dan pergi ke Belanda supaya bisa menikmati seks yang legal. “Saya pernah tersentak ketika anakku bilang, Mom aku ingin nabung dan pergi ke Belanda menikmati seks. Karena di sana bebas dan legal,” sejenak ia pergi ke kamar mandi dan mengucurkan air mata karena anaknya bilang seperti itu. Dia mencoba bersikap tenang dan menanggapinya. “Kamu tahu dari siapa? Tanyanya. “Dari teman-teman di sekolah,” jawab anaknya.

Menghadapi semacam itu, Nia mengatakan remaja harus diberi arahan dan diberi pengetahuan tentang pendidikan seks. Bahkan menanggapi pernyataan anaknya sebagaimana disebut atas. Dia tak segan-segan memberi izin pada anaknya, dengan catatan, anaknya harus memiliki pengetahuan tentang pendidikan seks.

Di samping itu, dia menyatakan kepada anaknya, untuk melakukan seks tidak harus pergi jauh-jauh dari Indonesia. Silakan kamu lakukan di Tanah Air tapi kamu harus tahu tentang bagaimana penyakit menular, HIV/AIDS dan lain sebagainya.

“Silakan kamu melakukan itu dengan pacarmu tapi dengan syarat sama-sama mau. Tapi kamu tahu dulu tentang sex education. Tentunya, satu sama lain harus bisa bertanggung jawab atas perbuatannya,” katanya.

Kembali pada persoalan seks pra nikah di kalangan remaja yang semakin menjamur maka yang paling dibutuhkan sekarang adalah pendidikan seks yang sehat. Menjelaskan bagaimana tentang penyakit menular dan bahaya seperti HIV/AIDS.

“Hal yang paling penting adalah memberi pengetahuan tentang pendidikan seks sehat dan bahaya penyakit menular layaknya HIV AIDS,” kata dia.

Hal lain yang juga harus diperhatikan pemerintah adalah soal seberapa tinggi pengetahuan remaja tentang pendidikan seks dibandingkan negara lain. “Pemerintah seharusnya melakukan penelitian tentang peningkatan pengetahuan remaja mengenai pendidikan seks di negeri kita dibanding negara lain,” ujar sutradara film Berbagi Suami itu.

“Jika para remaja sudah paham betul tentang pendidikan seks maka dia bisa dipastikan mereka sudah bisa menjaga dirinya dari segala godaan. Dan dia juga tahu kapan ia harus melakukan seks,” pungkasnya.

Baca berita terkait isu seks bebas lainnya:

1. BKKBN: Separuh Remaja Jabodetabek Tak Perawan
2. Survei BKKBN Bisa Memancing Remaja Jabodetabek
3. Survei BKKBN Soal Perawan Bikin Panik Orangtua
4. 1.660 Mahasiswi di Yogyakarta Tak Perawan
5. Penasaran, Awal Remaja Terjerumus Seks Bebas
6. Keperawanan Tak Berkaitan dengan Moralitas Remaja
7. Kasus Seks Bebas Lebih Banyak di Pedesaan
8. BKKBN: ABG Tahu Proses Reproduksi Sebatas Seks



(lsi)

  • fajar » 0 Tanggapan
    yah, seharusnya kalo memang ortunya telah terlanjur penah melakukan sex pra nikah, yah jgn di anjurkan ke anaknya, apakh yakin setelah melakukan dengan pacarntya sianak tidak ketagihan utuk berbuat dg orang lain, dan akhirnya jadi petualang sex, atau penjahat kelamin. ngeri deh....., dosa memang semua orang berdosa, tapi janganlah mengajarkan anak untuk berbuat dosa,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Milanisti Jii » 0 Tanggapan
    anaknya pintar, tp pelajaran agamanya hampir 0 (nollllllllllllll).........
    Beri Tanggapan Laporkan
  • amin » 0 Tanggapan
    ibu b***t ngajari anak b***t wajarr...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • gisel » 2 Tanggapan
    ya ampun biasa aja kali woyy, ga usah nyebut2 nama Tuhan segala. sekarang pertanyaan saya, Indonesia melarang adanya SEX BEBAS berlandaskan dengan AGAMA, ya kan ? kalau kita ingin MEMBELA supaya tidak terjadi adanya SEX BEBAS, pertanyaan saya cuma 1, "bagaimana caranya? dan negara mana saja yang melarang adanya SEX BEBAS selain negara kita ini?" coba kalian pikir negara mana? gak usah jauh2, bandingkan saja dengan negara tetangga, Malaysia? Singapore? merka tidak melarang adanya SEX BEBAS, saya benar2 tertawa jika hal ini benar2 terjadi terhadap negara kita, yang hanya menjadi satu2 nya negara yang tidak ada apa2 nya, negara yang masih berkembang tetapi memandang segala sesuatu dari sebelah mata jika negara kita memang memiliki pendirian terhadap dilarangnya SEX BEBAS, tolong lah jangan menjadi orang yang MUNAFIK. dan tolonglah berfikir luas dan jernih. jika Tuhan melarang adanya SEX BEBAS, mengapa Tuhan membuat rasa nya itu demikan enak? hmm? its fucking stupid. kadang orang tua hanya menginginkan anak untuk menjadi apa yang inginkan, untuk menjadi seperti apa mau mereka, tetapi mereka bahkan tidak peduli tentang perasaan yang dirasakan seorang anak, di dunia ini tidak ada orang yang bisa di percaya, saya juga tidak mengatakan bahwa didi saya PERFECT, setiap orang bebas mengutarakan pendapatnya, isn't it ? untuk masalah SEX BEBAS tolong di pikirkan sedemikian rupa dan sejernih mungkin karena kita bukan hidpup di surga. kita masih manusia biasa yang memiliki rasa penasaran yabg begitu tinggi, semua hal kita bisa lakukan selagi kita masih hidup, asalkan kita tahu konsekuensinya dan menjadi seorang yang bertanggung jawab dan dewasa, itu sudah menjamin senmuanya untuk tidak berbuat menyimpang,. kadang orang tua me ngekang anak nya karena mereka sangat mencintai anaknya tersebut,. tapi kalian tahu jika mereka di perlakukan seperti itu mereka akan menjadi anak yang banar2 liar di bandingkan dengan anak yang tidak di kekang oleh orang tuanya? dan ini benar2 merupakan sebuah fakta. Masa remaja adalah masa yang selalu ditandai dengan pergolakan. Hampir setiap keluarga mengeluhkan betapa susahnya membesarkan anak-anak remaja. Dan kecenderungan yang terjadi adalah orang tua membandingkan bahwa masa remaja mereka atau masa mereka dahulu jauh lebih baik dibandingkan dengan masa sekarang. Namun yang perlu ditekankan adalah ada hal-hal tertentu yang harus diwaspadai dengan zaman sekarang ini yaitu adanya hal-hal yang unik yang hanya ada pada zaman ini, yang tidak ada pada zaman dahulu. Keunikan zaman sekarang ini adalah globalisasi. Sekarang ini dunia disebut sebagai global village artinya kampung global yang artinya juga adalah suatu permukiman yang dihuni oleh semua penduduk dunia.
    • Irham
      Bingung aja mbaca komentar2 terdahulu malah ada yg membandingkan dgn Negara tetangga, gak tau aja bagaimana Negara tetangganya itu jauh lebih ketat soal hal spt ini, hehehe jd lucu. Negara yg berpenduduk mayoritas m****m sdh pasti menolak itu krn ajaran m****m mengharamkan hal spt itu dan tdk dapat ditawar2. Tapi haruskan di undangkan atau dilarang ? sy pikir itu reaksi yg berlebihan krn Negara kita ini adalah Negara yg dikenal dengan ke aneka ragaman Budaya dan Agamanya. Undang2 adalah aturan yg lahir bersamaan dengan perkembangan Zaman, jadi tidaklah pantas kalau aturan Agama dijadikan undang2 Negara ( kecuali kita adalah Negara penganut lah satu Agama ). Lagian kalau semuanya mau masuk Sorga apa muat ya Sorganya itu ?
    • nihad
      tolong pergunakan kata munafik dengan semestinya.mengendalikan hawa nafsu supaya tidak diumbar laksana b******g buas bukanlah munafik.dan kenikmatgan tuh bisa jadi menjadi sebuah ujian,bukan hanya karena nikmat maka hal itu di perbolehkan oleh Allah.karena gua i***m maka yang di paparkan secara islam.dalilnya sudah jelas jangan mendekati zina.mendekati saja tidak boleh apalagi zina.tindakan orang tua yang seperti itu tidak bisa di benarkan dan cenderung salah karena dia mengajarkan hal yang salah kepada anaknya.asal suka sama suka??? suka sama suka atau memaksa tetapsaja zina.salah satu dosa besar dan kelak mendapat siksa yang pedih dan akan di kutuk oleh seluruh penghuni neraka di karenakan bau yang sangat mengganggu.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • gisel » 0 Tanggapan
    ya ampun biasa aja kali woyy, ga usah nyebut2 nama Tuhan segala. sekarang pertanyaan saya, Indonesia melarang adanya SEX BEBAS berlandaskan dengan AGAMA, ya kan ? kalau kita ingin MEMBELA supaya tidak terjadi adanya SEX BEBAS, pertanyaan saya cuma 1, "bagaimana caranya? dan negara mana saja yang melarang adanya SEX BEBAS selain negara kita ini?" coba kalian pikir negara mana? gak usah jauh2, bandingkan saja dengan negara tetangga, Malaysia? Singapore? merka tidak melarang adanya SEX BEBAS, saya benar2 tertawa jika hal ini benar2 terjadi terhadap negara kita, yang hanya menjadi satu2 nya negara yang tidak ada apa2 nya, negara yang masih berkembang tetapi memandang segala sesuatu dari sebelah mata jika negara kita memang memiliki pendirian terhadap dilarangnya SEX BEBAS, tolong lah jangan menjadi orang yang MUNAFIK. dan tolonglah berfikir luas dan jernih. jika Tuhan melarang adanya SEX BEBAS, mengapa Tuhan membuat rasa nya itu demikan enak? hmm? its fucking stupid. kadang orang tua hanya menginginkan anak untuk menjadi apa yang inginkan, untuk menjadi seperti apa mau mereka, tetapi mereka bahkan tidak peduli tentang perasaan yang dirasakan seorang anak, di dunia ini tidak ada orang yang bisa di percaya, saya juga tidak mengatakan bahwa didi saya PERFECT, setiap orang bebas mengutarakan pendapatnya, isn't it ? untuk masalah SEX BEBAS tolong di pikirkan sedemikian rupa dan sejernih mungkin karena kita bukan hidpup di surga. kita masih manusia biasa yang memiliki rasa penasaran yabg begitu tinggi, semua hal kita bisa lakukan selagi kita masih hidup, asalkan kita tahu konsekuensinya dan menjadi seorang yang bertanggung jawab dan dewasa, itu sudah menjamin senmuanya untuk tidak berbuat menyimpang,. kadang orang tua me ngekang anak nya karena mereka sangat mencintai anaknya tersebut,. tapi kalian tahu jika mereka di perlakukan seperti itu mereka akan menjadi anak yang banar2 liar di bandingkan dengan anak yang tidak di kekang oleh orang tuanya? dan ini benar2 merupakan sebuah fakta. Masa remaja adalah masa yang selalu ditandai dengan pergolakan. Hampir setiap keluarga mengeluhkan betapa susahnya membesarkan anak-anak remaja. Dan kecenderungan yang terjadi adalah orang tua membandingkan bahwa masa remaja mereka atau masa mereka dahulu jauh lebih baik dibandingkan dengan masa sekarang. Namun yang perlu ditekankan adalah ada hal-hal tertentu yang harus diwaspadai dengan zaman sekarang ini yaitu adanya hal-hal yang unik yang hanya ada pada zaman ini, yang tidak ada pada zaman dahulu. Keunikan zaman sekarang ini adalah globalisasi. Sekarang ini dunia disebut sebagai global village artinya kampung global yang artinya juga adalah suatu permukiman yang dihuni oleh semua penduduk dunia.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.