Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hosni Mubarak di Ujung Tanduk

Dadan Muhammad Ramdan , Jurnalis-Minggu, 06 Februari 2011 |00:57 WIB
Hosni Mubarak di Ujung Tanduk
Presiden Mesir Hosni Mubarak (Foto: Reuters)
A
A
A

JAKARTA - Posisi Hosni Mubarak sudah di ujung tanduk. Tidak mungkin mempertahankan kekuasannya dan kini hanya tinggal menunggu waktu kemundurannya setelah 30 tahun lebih berkuasa di negara piramida itu.

Ketua program pasca-sarjana Jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Indonesia Prof Dr Zainuddin Djafar mengungkapkan, sulit bagi Hosni untuk mempertahankan kedudukannya. Gelombang unjuk rasa terus mengalir, sementara sinyal dari Amerika Serikat sudah jelas agar dirinya segera turun tahta.

"Posisi Mubarak sulit untuk kembali memimpin, sudah di ujung tanduk dan tinggal menunggu waktu saja," ujarnya kepada okezone, Sabtu (5/2/2011).

Menurut Zainuddin, rakyat yang dimotori kaum muda menuntut Mubarok mundur dan mengharapkan adanya perubahan dalam kehidupan. "Rakyat Mesir tidak takut dengan smiliter. Mereka tak berhenti demo mesti dibubarkan dengan onta dan kekuatan militer yang pro rezim," terangnya.

Presiden AS, kata dia, juga telah meminta Mubarok segera mundur dan menyerahkan kekuasaan kepada Wakil Presiden Mesir Omar Suleiman yang akan mempersiapkan pemilu demokratis. "Tapi Barat juga masih ragu dengan Omar karena masih rezimnya Mubarak," imbuhnya.

Kendati pada akhirnya Mubarak lengser, belum tentu masalah di Mesir bisa selesai dalam waktu singkat. "Persoalannya nyaris sama dengan Indonesia. Korupsi, pengangguran, kemiskinan, dan kesenjangan sosial. Jadi butuh waktu lama bisa pulih lagi, karena ekonomi dan pariwisata Mesir juga hancur," terangnya.

(Dadan Muhammad Ramdan)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement