Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Inilah Alasan Gubernur Jabar Larang Ahmadiyah

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Selasa, 08 Maret 2011 |01:38 WIB
Inilah Alasan Gubernur Jabar Larang Ahmadiyah
A
A
A

JAKARTA- Sejumlah daerah melarang aktivitas jemaah Ahmadiyah. Tak terkecuali Jawa Barat (Jabar) yang menjadi salah satu basis anggota Ahmadiyah di Indonesia.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan kebijakan Pemprov Jawa Barat yang  melarang aktivitas Ahmadiyah di Jawa Barat adalah untuk kebaikan bersama.

"Kita ingin kebaikan bersama-sama. Tidak ada yang salah dengan bersama-sama kan. Kami ingin kedamaian, makanya kami lebih aman di Jawa Barat sekarang ini," ujar Heryawan di Hotel Shangri-la, Jakarta, Senin (7/3/2011) malam

Dikatakan Heryawan, Jawa Barat memiliki peraturan daerah, makanya pergub 12 tahun 2011 yang ditanda tanganinya itu bertujuan untuk menjamin rasa aman. Pergub tentang Larangan Kegiatan Jemaat Ahmadiyah diteken Ahmad Heryawan pada Kamis 3 Maret 2011.

Alasan lainnya adalah untuk mencegah sekelompok masyarakat melakukan tindakan melawan hukum. Selain itu untuk melakukan pembinaan kepada anggota Ahmadiyah supaya kembali ke jalan benar

Lebih lanjut Heryawan mengungkapkan, jika ada pihak yang menggugat larangan ini ke PTUN, dirinya menyatakan tidak ada masalah dan terbuka.

"Tapi saya sebagai kepala daerah harus melakukan sesuatu untuk menjamin rasa aman. Masa berantem terus menerus, dan yang saya lakukan adalah membuat Pergub yang berlaku umum bagi semua masyarakat Jawa Barat," paparnya.

Menurut Heryawan pemerintah daerah harus melakukan sesuatu untuk menjamin rasa aman bagi daerahnya. Heryawan  menegaskan, selaku Gubernur Jawa Barat dia berkewajiban memberikan rasa aman bagi siapapun.

"Rasa aman itu diejawantahkan dalam Pergub supaya mereka kembali ke jalan mainstream yang disepakati di Indonesia, Ahlussunah wal jamaah," pungkasnya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement