JAKARTA - Kejaksaan Agung mengaku sudah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dari Mabes Polri untuk tersangka Inong Melinda Dee, pembobol uang nasabah Citibank sebesar Rp17 miliar.
Melinda Dee diancam Pasal 49 ayat 1 dan (2) Undang- Undang (UU) Perbankan dan Pasal 6 UU Tindak Pidana Pencucian Uang. “Di dalam suratnya tertanggal 25 Maret 2011,namun diterima oleh kami (Kejagung) 4 April 2011,”kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejagung Noor Rachmad di Jakarta, kemarin.
Menurut Noor Rachmad, posisi Kejagung dalam kasus Malinda Dee masih menunggu hasil penyidikan dari penyidik Polri. “Kami tidak bisa berkomentar banyak (terkait pencucian uang) karena itu merupakan kewenangan dari penyidik. Kejaksaan hanya menunggu,” ungkapnya.
Sebelumnya penyidik Polri dan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPAK) menelusuri aliran dana tersangka Inong Malinda Dee. “Kami dan PPATK bekerja sama untuk mengecek dari mana aliran rekening itu,”ujar Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Jakarta.
Tersangka Malinda yang menjabat sebagai Senior Relationship Manager di Citibank sudah ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri. Modus operandi yang dilakukan pelaku sebagai karyawan bank itu dengan sengaja melakukan pengaburan transaksi dan pencatatan tidak benar terhadap beberapa slip transfer penarikan dana pada rekening nasabah untuk memindahkan sejumlah dana milik nasabah tanpa seizin nasabah ke beberapa rekening yang dikuasai pelaku. Malinda Dee langsung mengalirkan dananya ke 30 rekening dari berbagai bank.
Salah satu rekening atas nama tersangka saat ini sudah dibuka dengan total nilai sebesar Rp11 miliar. Sisanya rekening lain masih diblokir dan masih proses izin untuk dibuka rekeningnya. Penyidik telah menyita sejumlah barang bukti di antaranya 29 formulir transfer yang disalurkan kepada beberapa rekening.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.