DEPOK– Lima dari belasan sungai di Depok dinyatakan positif tercemar limbah. Hal itu disebabkan pencemaran limbah yang disumbang oleh pasar tradisional dan rumah tangga.
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Depok, Rahmat Subagio, menuturkan sedikitnya terdapat lima sungai dari 13 sungai di Depok tercemar limbah. Dia mencontohkan, sungai yang dekat dengan Pasar Kemiri Muka dan Pasar Cisalak memiliki tingkat pencemaran limbah yang tinggi.
“Dari 13 sungai di Depok, 5 di antaranya tercemar limbah. Yang parah, sungai dekat Pasar Kemiri Muka dan Pasar Cisalak. Kita juga sudah menyampaikan hasil kajiannya ke instansi terkait,” ujarnya kepada wartawan di Depok, Rabu (27/4/2011).
Menurutnya, pencemaran sungai sudah melebihi ambang batas sungai tercemar. Penyebabnya, masyarakat di sepanjang aliran sungai seringkali membuang limbah keluarga di sungai.
“Akibatnya, air sungai tidak dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci pakaian atau mandi. Kami juga sudah membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sungai yang padat penduduknya seperti daerah Cimanggis,” jelasnya.
Rahmat menjelaskan, penggunaan air sungai yang tercemar bisa mengakibatkan penyakit gatal-gatal atau sakit perut. Dia menambahkan, sungai yang berada di dekat pasar Kemiri Muka dan Pasar Cisalak banyak tercemar sampah. “Banyak sampah organik atau lainnya memenuhi sungai tersebut. Air sungai sudah mengandung bakteri, PH diambang batas, deterjen dan mangan,” tandasnya.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.