tragedi sukhoi

Survei Indo Barometer

Publik Lebih Suka Soeharto Dibanding SBY

Ferdinan - Okezone
Senin, 16 Mei 2011 05:58 wib
Ilustrasi/ Foto: Koran SINDO
Ilustrasi/ Foto: Koran SINDO

JAKARTA - Meski era kepemimpinan Almarhum Presiden RI ke-2 Soeharto dianggap korup, tetapi tak membuat publik memandang Soeharto negatif seluruhnya.

Lembaga Survei Nasional Indo Barometer merilis era Soeharto lebih disukai dibanding kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam surveinya, Indo Barometer menanyakan pendapat publik mengenai kepemimpinan enam presiden Indonesia yakni Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono.

Hasilnya Soeharto yang paling disukai publik (36,5%), disusul SBY (20,9%), dan Soekarno (9,8%). Soeharto pun dianggap yang paling berhasil (40,5%),
disusul SBY (21,9%), dan Soekarno (8,9%).

"Mayoritas publik menyatakan bahwa kondisi saat Orde Baru adalah lebih baik (40,9%) dibandingkan kondisi saat ini (22,8%)," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam rilis hasil survei yang diterima okezone, Minggu (15/5/2011) malam.

Publik yang tinggal di pedesaan maupun perkotaan menyatakan Orde baru lebih baik. Namun secara persentase, publik perkotaan menyatakan Orde Baru lebih baik adalah lebih tinggi (47,7%) dibandingkan publik pedesaan (35,7%).

Survei ini dilakukan tanggal 25 April–4 Mei 2011 di 33 provinsi di Indonesia. Jumlah responden 1200 orang dengan tingkat margin of error 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

"Mayoritas publik menyatakan bahwa Orde Baru adalah lebih baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan keamanan. Namun untuk kondisi hukum yang lebih baik adalah di Orde Reformasi," sambung Qodari.

(fer)

  • yocki risnayadhi » 0 Tanggapan
    Sya rindu sosoPresiden Soeharto yang tegas,berwibawa dan disegani.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ivan » 0 Tanggapan
    Indonesia sekarang ini lebih parah dari dulu. Tidak ada ketegasan Hukum yang ada hanya ketegasan UANG. Orang yang benar benar jujur sekarang ini sudah langka. semuanya uang yang bicara. bagaimana tidak korupsi, kalau mulai dari mencari sekolah sampai mencari kerja semuanya pakai uang. hukun hanya bisa menyentuh Rakyat kecil saja. mereka yang tidak mengerti hukun gampang di bohong dan selalu pasrah pada keadaan. sedang yang diatas yang koropsi milyaran tidak pernah mesara takut. karena mereka merasa aman dibalik tameng uang mereka. akan kah INDONESIA terus terpuruk.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • chairi sajjad » 0 Tanggapan
    bukan persolan orde lama,orde baru,orde reformasi tapi siapa yang memimpin kalau memang tegas dan tidak ragu pasti negri ini damai sejahtra sejahtra
    Beri Tanggapan Laporkan
  • acan » 0 Tanggapan
    70-80 an era pak harto, Indonesia "sangat Indonesia"
    Beri Tanggapan Laporkan
  • nUR » 0 Tanggapan
    Hidup Pak Harto !!!! pimpinlah kembali bangsa ini,,,Kami Rindu engkau pahlawanku ??? Malaysia takut waktu negara bpk pimpin, preman dan pengacau pada terbirit saat mndengar namamu, kepala daerah tidak seenagnya minta pungutan masUK PNS , pembangunan terus ada di kampung kampung, jalan selalu aspal, ,,,,,,klo sekarang ????? teroris, korusi, kekerasan, prostitusi , premanisme MENINGKAT TAJAM !
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.