tragedi sukhoi

Romahurmuziy Jabat Sekjen PPP

Senin, 25 Juli 2011 01:00 wib
Romahurmuziy
Romahurmuziy

JAKARTA – Teka-teki siapa yang akan menjabat Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2011-2016 terjawab sudah. Rapat formatur memutuskan posisi strategis untuk lima tahun ke depan itu dipercayakan kepada Muhammad Romahurmuziy, yang kini menjabat Ketua Komisi IV DPR. 

Hasil rapat formatur yang berisi komposisi kepengurusan DPP PPP akan diumumkan hari ini oleh ketua terpilih Suryadharma Ali.
 
Kabar ditetapkannya Romahurmuziy sebagai Sekjen DPP PPP hingga lima tahun ke depan sudah beredar di kalangan kader.

“Alhamdulillah rapat formatur sudah sepakat bahwa Sekjen DPP PPP periode 2011-2016 adalah Ir. H. M. Romahurmuziy, MT (Gus Romy),” demikian bunyi pesan pendek yang diterima sejumlah kader PPP.
 
Anggota formatur Musyafak Noer tidak membantah kabar tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa hasil rapat fomartur baru akan diumumkan hari ini.

“Memang sudah diputuskan, tapi hingga sekarang (kemarin petang) saya belum tandatangan. Insyallah Mas Rommy (Romahurmuziy) jadi Sekjen PPP, tapi nanti malam takutnya berubah lagi,” kata Musyafak saat dihubungi Minggu (24/7/2011).
 
Ketua DPW PPP Jawa Timur ini memilih mengalihkan pembicaraan dengan menyampaikan gambaran komposisi kepengurusan DPP ke depan.  Menurut dia, komposisi pengurus harian DPP PPP mengambil batas maksimal, yakni 52 orang, terdiri dari empat Wakil Ketua Umum, Sekjen, Bendahara Umum, Ketua Bidang, Wakil Sekjen, dan Wakil Bendara Umum. “Untuk kepastiannya, akan diumumkan besok ,” terang Musyafak.
 
Sementara itu, mantan Wakil Sekjen DPP PPP Bidang Politik Muhammad Arwani Thomafi menegaskan bahwa pengumuman hasil formatur akan disampaikan hari ini. Anggota Komisi V DPR ini enggan membocorkan komposisi kepengurusan yang sudah disusun. “Besok diumumkan pak,” imbuhnya.

Keterpilihan Romahurmuziy disambut positif oleh kader kakbah di tingkat bawah. Wakil Ketua DPC PPP Pamekasan Ahmad Mustar mengatakan, terpilihnya Sekretaris Fraksi PPP tersebut merupakan representasi dari kalangan muda. Hal ini menunjukkan bahwa PPP sangat memprioritaskan regenerasi.

“Regenerasi merupakan sangat penting, karena selama ini PPP terstigma sebagai partai kalangan tua, padahal kenyataannya tidak demikian. Di internal PPP banyak kader muda potensial,” terangnya.
 
Mantan aktivis PMII ini menegaskan, tantangan pada Pemilu 2014 sangat berat. Menurut dia, PPP harus berpacu dengan partai-partai lain yang juga banyak diisi anak-anak muda. “Tentu saja tidak sekadar muda, tapi harus ditopang oleh kualitas,” ungkap Mustar.
 
Hal senada diungkapkan kader PPP asal Jakarta Utara, M. Suli Handoko. Dia berharap Rommy bisa lebih fokus ke partai, karena Suryadharma Ali sibuk menjalankan tugas-tugas di pemerintahan.

“Kami harap konsolidasi partai di bawah kendali Mas Rommy, karena Pak Surya lebih banyak ke tugas-tugas di pemerintahan,” urainya. (put)

(Ahmad Baidowi/Koran SI/hri)